Connect with us

News

Info Agribisnis Edisi Perdana

Published

on

[flipbook pdf=”https://eventbogor.com/wp-content/uploads/2017/11/Info_AGRIBISNIS_Edisi-Digital_Perdana_LowRest.pdf”]

Continue Reading

KOTA BOGOR

Kota Bogor Bakal Berlakukan Aturan Ganjil Genap

Published

on

BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman mengusulkan agar kebijakan ganjil genap diterapkan di Kota Sejuta Angkot’. Ia menilai aturan ganjil genap yang diberlakukan di DKI Jakarta sangat realistis diterapkan juga di Kota Bogor.

“Saya kira sangat masuk akal dan argumentatif kebijakan itu diberlakukan di Kota Bogor, karena beban lalu lintas daerah wilayah batas ibu kota itu bagian tak terpisahkan dari ibu kota itu sendiri, yaitu kebijakan transportasi Jabodetabekjur,” ujar Usmar kepada wartawan Senin (13/8/2018).

Maka dari itu, Usmar mengusulkan agar Pemkot Bogor bersama unsur Muspida dan stakeholder lainnya segera membahas terkait kebijakan ganjil genap ini.

“Seperti penerapan di DKI Jakarta, kita evaluasi juga, kemudian kita melihat poin-poin utama permasalahan transportasi di kita,” imbuhnya.Menurut Usmar, permasalahan transportasi di Kota Bogor belum mampu diselesaikan dengan kebijakan yang ada. Seperti kebijakan rerouting dan konversi angkutan kota (angkot), serta revitalisasi Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT).

“Karena kendaraan, khususnya roda dua terus mengalami peningkatan yang tak sepadan dengan penambahan jalan. Belum lagi, pola kawasan yang masih terpusat, membuat beban lalu lintas (lalin) Kota Bogor makin tak terkendali,” kata Usmar.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bogor Agus Suprapto Bogor mengatakan, permasalahan kemacetan kian rumit seiring berkembangnya kota yang semula sebagai tempat peristirahatan, kini menjadi kota barang dan jasa.

“Mengatasi kemacetan bukan hanya semata-mata pengendalian tetapi juga bagaimana caranya menggeser moda share dari transportasi pribadi ke transportasi Publik,” bebernya.

Planning Kota Bogor, kata dia, sebenarnya sudah sangat terancang baik dan terintegrasi, jika seluruh kebijakan terkait solusi kemacetan itu terlaksana. Namun terkait rerouting di empat Trans Pakuan Koridor (TPK), ia mengakui belum maksimal.

“Ada beberapa hal yang harus dievaluasi agar pelaksanaan rerouting berjalan maksimal. Di antaranya permasalahan operasional dan pengamanan,” jelasnya.

Selain itu, badan hukum yang ditunjuk mengelola angkutan di TPK belum siap mendatangkan bus sedang yang nantinya menggantikan angkutan umum yang sekarang, mengisi trayek TPK.

“Rerouting ini kan permulaan dari program konversi angkot ke bus, karena belum bisa (dikonversi), yang penting trayek TPK-nya jalan dulu. Makanya diawali konsep 3:2 angkot di beberapa TPK, artinya tiga angkot jadi dua angkot dulu,” jelasnya.

(dikutip dari sindonews.com)

Continue Reading

Event

600 Perenang se-Indonesia Berebut Piala Wali Kota Bogor

Published

on

Bogor – Sebanyak 600 perenang dari seluruh Indonesia mengikuti Wali Kota Bogor Open Challenge di Milakencana, GOR Pajajaran, Kota Bogor. Event yang digelar Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bogor tanggal 7-8 Oktober 2017 ini memperebutkan piala Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor Eko Prabowo, mengatakan, kolam renang Milakencana selain untuk rekreasi juga sudah standar dan layak digunakan untuk lomba.

“Dispora sendiri sangat mendukung pelaksanaan event seperti ini. Kemudian sudah ada trust (kepercayaan) dari masyarakat baik secara indivudu maupun organisasi terhadap sarana dan prasarana yang ada di Dispora. Bahkan untuk sekarang ini setiap minggunya selalu mengadakan even. Saya berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dengan mengoptimalkan pelayanan yang ada dan mengevaluasi apa yang kurang dan apa yang baik. Kalau kurang akan saya tingkatkan lagi,” ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Wali Kota Bogor Open Challenge, Eko Septihadi, berharap perenang dari Bogor ikut terlibat dan meraih prestasi dalam event ini. “Animo peserta sangat baik. Ada sekitar 600 peserta dan 100 klub yang ikut, di antaranya Jawa Tengah, Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, Muaraenim, Lampung, dan banyak lagi, karena ini event terbuka,” katanya.

Eko Septihadi menegaskan, arena kolam renang Milakencana masih memenuhi syarat untuk digunakan lomba. “Namjn saran saya kalau ingin mencetak atlet-atlet berprestasi sampai tingkat nasional perlu adanya sedikit pembenahan. Maka ini tahap warming up agar ke depannya bisa mengadakan event yang lebih besar lagi,” imbuhnya. (dns)

Continue Reading

KOTA BOGOR

Sapma PP se-Jabar Bermusyawarah di Kota Bogor

Published

on

Bogor – Pengurus Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) se-Provinsi Jawa Barat pertama kalinya berkumpul di Kota Bogor untuk melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) I. Acara ini diikuti oleh 23 perwakilan dari kota dan kabupaten se-Jabar.

Muswil ini dihadiri Wali Kota Bogor Bima Arya, Danrem 061 Suryakencana Kolonel Inf Mirza Agus, Ketua DPD Golkar Kota Bogor Tauhid J Tagor, dan Ketua Pemuda Pancasila Kota Bogor Beninoe Argobhie.

Dalam sesi sambutan, Bima berharap kegiatan Muswil I Sapma PP ini bisa berlangsung kondusif. “Ini tentunya untuk Sapma PP yang lebih maju dan membanggakan,” ucapnya.

Selain itu, Bima juga berharap Sapma PP bisa ikut berkontribusi dalam mewujudkan wilayah yang kondusif sesuai dengan slogan “Bogor Adem”. “Secanggih apapun penampilan, jika tanpa kebersamaan tidak akan berjalan. Itulah ikhtiar kita bersama di Kota Bogor karena khitoh Kota Bogor dari dulu adalah kota yang adem atau menurut orang Belanda adalah Buitenzorg, the city of comfort (kota yang nyaman). Jadi kalau ingin menyelesaikan masalah atau lari dari masalah lalu datang ke kota Bogor akan selesai masalah itu,” tutur Bima.

Sementara itu, Ketua Demisioner Sapma PP Jabar, Rivaldi Surya Pratama, mengatakan, Muswil I ini selain akan diisi dengan agenda sidang-sidang komisi juga akan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa wilayah bersejarah di Kota Bogor antara lain Museum Peta dan Kebun Raya Bogor.

“Target dalam Muswil ini 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat harus sudah terbentuk Sapma nya, kemudian setiap kader Sapma mampu tampil dalam ajang kontestasi di lingkungan kampus dan di kepemudaan yaitu Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI),” ujarnya.

Rivaldi juga menambahkan, Sapma sendiri sekarang sudah menjadi badan otonom organisasi kepemudaan yang di bentuk oleh Pemuda Pancasila pada tanggal 28 Oktober 1988. “Ini adalah kawah candradimukanya Pemuda Pancasila yang di dalamnya adalah para pelajar dan mahasiswa,” pungkasnya. (dns)

Continue Reading

Trending

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com