Eventbogor.com – Kabar keren datang dari dunia traveling! Tahun 2025 ini, paspor Malaysia resmi sejajar dengan Amerika Serikat dalam daftar paspor terkuat dunia versi Henley Passport Index. Keduanya sama-sama bisa dipakai untuk masuk ke sekitar 180 negara tanpa visa atau dengan visa on arrival. Artinya, warga Malaysia sekarang bisa lebih bebas menjelajah dunia tanpa repot ngurus visa di banyak tempat.
Posisi ini juga bikin Malaysia melesat ke peringkat ke-12 dunia, sejajar dengan negara-negara besar yang udah lama dikenal punya kekuatan paspor tinggi. Gak heran, banyak warganya yang bangga dan mulai sadar kalau dokumen kecil warna merah marun itu ternyata punya nilai luar biasa di kancah internasional.
Terkuat Kedua di ASEAN, Cuma Kalah dari Singapura
Kalau ngomongin kawasan Asia Tenggara, posisi Malaysia juga gak kalah membanggakan. Paspor negara ini sekarang jadi yang terkuat kedua di ASEAN, hanya kalah dari Singapura yang masih kokoh di posisi pertama dunia. Paspor Singapura saat ini bisa mengakses lebih dari 190 negara tanpa visa — angka yang bahkan ngalahin Jepang dan Korea Selatan.
Dengan pencapaian ini, Malaysia sukses jadi negara ASEAN kedua yang punya reputasi global dalam hal kemudahan akses internasional. Sementara itu, negara lain seperti Brunei, Thailand, dan Indonesia masih berjuang meningkatkan kerja sama antarnegara agar bisa menambah daftar negara bebas visa untuk warganya.
Kenapa Angkanya Bisa Berbeda di Setiap Sumber?
Buat kamu yang suka mantau berita soal paspor di internet, mungkin pernah nemuin data yang sedikit beda antara satu situs dengan yang lain. Misalnya, Passport Index bikin Malaysia punya “mobility score” berbeda dari versi Henley. Hal ini wajar banget karena setiap lembaga pakai metode penghitungan yang beda. Ada yang menghitung jumlah negara bebas visa, visa on arrival, atau bahkan eTA dengan cara tersendiri.
Selain itu, waktu pembaruan data juga jadi faktor penting. Setiap kali ada perjanjian baru antara negara—misalnya negara A membuka bebas visa untuk negara B—ranking bisa langsung berubah. Makanya, posisi paspor di dunia itu sifatnya dinamis banget dan bisa naik-turun setiap kuartal tergantung hubungan diplomatik yang berjalan.
Efeknya Buat Traveler Malaysia
Buat warga Malaysia, posisi ini tentu jadi kabar menggembirakan. Dengan akses bebas visa ke 180 negara, bepergian ke Eropa, Timur Tengah, bahkan Amerika Latin jadi jauh lebih mudah. Banyak negara yang dulunya mewajibkan visa kini udah membuka jalur bebas visa untuk paspor Malaysia, menandakan meningkatnya kepercayaan dunia terhadap negara tersebut.
Kondisi ini juga bisa jadi daya tarik buat para pelajar dan profesional. Soalnya, punya paspor kuat bikin proses mobilitas internasional lebih simpel, entah buat kuliah, kerja, atau sekadar liburan. Bisa dibilang, paspor Malaysia sekarang bukan cuma simbol identitas, tapi juga “tiket emas” untuk menjelajah dunia.
Kesimpulan: Paspor Malaysia, Bukan Kaleng-Kaleng!
Dengan bisa akses 180 negara tanpa ribet visa, paspor Malaysia jelas bukan main-main. Negara ini berhasil nunjukin peningkatan hubungan diplomatik dan reputasi internasional yang solid. Meskipun masih di bawah Singapura, posisi Malaysia tetap bikin kagum karena mampu sejajar dengan negara superpower seperti Amerika Serikat.
Semoga aja tren positif ini terus berlanjut, dan makin banyak negara ASEAN yang bisa nyusul. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan, kawasan Asia Tenggara bisa jadi rumah bagi negara-negara dengan paspor terkuat di dunia!