Tak hanya itu, wilayah Pasar Minggu juga mengalami dampak yang cukup signifikan. Terdapat tiga RT di kawasan ini yang terendam banjir, dengan ketinggian air yang bervariasi antara 40 hingga 90 cm. Ketinggian air yang mencapai 90 cm tentu saja sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada rumah dan fasilitas publik.
Di Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Tanjung Priok, juga dilaporkan terjadi banjir. Sebanyak dua RT tergenang air dengan ketinggian sekitar 20 cm. Meskipun tidak setinggi di Jakarta Selatan, genangan air tetap dapat menimbulkan gangguan, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar lokasi tersebut.
Dampak dan Upaya Penanggulangan
Banjir yang melanda Jakarta tidak hanya berdampak pada terganggunya aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan berbagai masalah lain. Kemacetan lalu lintas, kerusakan infrastruktur, dan potensi penyebaran penyakit adalah beberapa contoh dampak yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus terus berupaya untuk menanggulangi dampak banjir dan melakukan langkah-langkah preventif untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
BPBD DKI Jakarta terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan penanganan banjir berjalan efektif. Informasi mengenai perkembangan situasi dan lokasi banjir akan terus diperbarui secara berkala, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terkini.