Mario Suryo Aji: Memperkuat Posisi di GP Moto2
Sementara itu, Mario Suryo Aji, yang akan memasuki musim ketiga bersama Honda Team Asia di kelas GP Moto2, juga tak kalah bersemangat. Setelah melalui berbagai pengalaman berharga di lintasan balap dunia, Mario menyatakan kesiapannya untuk semakin memperkuat performa balapnya. Pembalap asal Magetan, Jawa Timur, ini terus menjaga stamina dan performanya dengan berlatih intensif selama jeda antar musim balap. Sebagai lulusan AHRS tahun 2016, Mario telah membuktikan bahwa pembinaan yang ia terima sejak usia 12 tahun telah mengantarkannya pada jenjang karir balap yang membanggakan.
“Musim ini menjadi tahun kelima saya berkompetisi di ajang Grand Prix. Saya terus berusaha untuk meraih hasil terbaik di level balap manapun dan kesempatan musim ini tidak akan saya sia-siakan. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Mario. Prestasi terbaik Mario sejauh ini adalah ketika berhasil finis di posisi kesembilan pada putaran Amerika Serikat. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata potensi besar yang dimiliki Mario dan menjadi motivasi untuk terus berjuang meraih hasil yang lebih baik lagi di musim mendatang.
AHRS: Fondasi Kuat Pembalap-pembalap Berbakat
Keberhasilan Mario dan Veda tidak lepas dari peran penting Astra Honda Racing School (AHRS) dalam membina dan mengembangkan potensi pembalap muda Indonesia. Didirikan sejak tahun 2010, AHRS telah melahirkan lebih dari 150 pembalap berbakat yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Pembinaan di AHRS tidak hanya fokus pada kemampuan balap di lintasan, tetapi juga pada pembekalan pengetahuan dasar balap, manajemen tim, dan kemampuan berkomunikasi. Para siswa AHRS mendapatkan pelatihan dari instruktur balap nasional yang berpengalaman serta menggunakan sepeda motor balap khusus seperti NSF100 dan NSF250R.
AHRS menjadi wadah yang sangat penting bagi bibit-bibit unggul pembalap Indonesia untuk mengasah kemampuan dan meraih impian menjadi pembalap profesional. Tahun ini, AHRS kembali membuka pendaftaran bagi pembalap belia dengan rentang usia 11-14 tahun, menunjukkan komitmen kuat dalam mencetak generasi penerus pembalap Indonesia yang berkualitas. Melalui pembinaan yang terstruktur dan dukungan yang berkelanjutan, AHRS terus berupaya membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia balap motor internasional.