EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti Kota Bogor. Ferry Irawan, seorang warga dari Perumahan Minabakti, Kelurahan Cikaret, menjadi salah satu penumpang pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan tragis di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kecelakaan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan tetangga yang mengenal sosok Ferry sebagai pribadi yang baik dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan.
Kabar mengenai keterlibatan Ferry dalam insiden jatuhnya pesawat tersebut pertama kali diterima oleh Ketua RT 06/RW 03 Perumahan Minabakti, Ari Fakhrizal, dari jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini tidaklah mengherankan mengingat cukup banyak warga di lingkungan tersebut yang bekerja di KKP, termasuk Ferry sendiri. Berita ini sontak membuat warga Bogor terkejut, sekaligus memunculkan rasa simpati dan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Sosok Ferry Irawan di Mata Tetangga: Lebih dari Sekadar Penghuni Rumah
Di mata para tetangganya, Ferry dikenal sebagai sosok yang sangat baik, ramah, dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Kehadirannya di lingkungan RT memberikan warna tersendiri dan memberikan kesan positif bagi warga sekitar. Ari Fakhrizal, sebagai ketua RT, mengungkapkan betapa Ferry adalah sosok yang mudah bergaul dan berinteraksi dengan siapa saja. “Pak Ferry orangnya baik dan aktif bermasyarakat. Warga di sini tahu betul bagaimana beliau bergaul dan berinteraksi,” ujar Ari, mengenang sosok Ferry dalam sebuah wawancara.
Selama tinggal di RT 06/RW 03, Ferry tidak hanya dikenal sebagai warga biasa, tetapi juga sebagai individu yang peduli terhadap lingkungan dan aktif dalam kegiatan keagamaan. Ia selalu terlibat dalam kegiatan warga, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan suasana harmonis di tengah-tengah masyarakat. Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan ini mencerminkan komitmennya untuk membangun hubungan yang baik dengan sesama, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan tempat tinggalnya.
Pesan Terakhir dan Penantian Keluarga: Harapan yang Tak Pernah Padam
Sebelum tragedi ini terjadi, Ari sempat melakukan percakapan terakhir dengan Ferry melalui sambungan telepon. Dalam percakapan tersebut, Ferry menitipkan pesan kepada Ari untuk menjaga anak-anaknya karena kesibukannya yang padat dan sering melakukan perjalanan ke luar daerah. Pesan ini menjadi bukti betapa Ferry adalah sosok yang sangat menyayangi keluarganya, serta memiliki tanggung jawab yang besar sebagai seorang ayah.
Keluarga Ferry saat ini telah berada di Bekasi, menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. Rumah kediaman Ferry di Bogor tampak sepi, dengan lampu yang masih menyala di siang hari, menggambarkan suasana duka yang mendalam. Warga sekitar pun turut merasakan kesedihan yang sama, sekaligus memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
Sebagai perwakilan warga RT 06/RW 03, Ari Fakhrizal menyampaikan doa dan harapan agar Ferry Irawan segera ditemukan. “Kami sebagai tetangga dan kerabat dekat terus berdoa. Semoga beliau segera ditemukan dan keluarga diberi ketabahan serta kekuatan,” pungkasnya. Doa dan harapan ini menjadi wujud solidaritas dan kepedulian warga Bogor terhadap sesama, serta sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga korban dalam menghadapi masa-masa sulit ini.
Kilas Balik Tragedi: Pesawat ATR 42-500 dan Misi Pengawasan Laut
Pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT yang ditumpangi Ferry Irawan dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT) untuk menjalankan misi pengawasan laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat tersebut memiliki rute penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan penerbangan, serta risiko yang dihadapi oleh para pekerja di berbagai sektor, termasuk yang bertugas dalam pengawasan sumber daya kelautan.
Kabar mengenai Ferry Irawan, warga Bogor yang menjadi korban dalam tragedi ini, menjadi pengingat akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini, serta proses pencarian korban dapat berjalan lancar. Seluruh masyarakat Bogor turut berduka cita atas musibah ini.