EventBogor.com – Kabar baik datang dari Bumi Tegar Beriman! Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Keputusan ini diambil usai pertemuan penting yang digelar pada Selasa (20/1/2026), membuka lembaran baru dalam upaya pemberantasan korupsi dan peningkatan tata kelola pemerintahan di wilayah tersebut. Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat Bogor, menandakan komitmen serius untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Kunjungan KPK ke Pemkab Bogor bukanlah sekadar seremoni. Direktur Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah II KPK, Bahtiar Ujang Purnama, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola pemerintahan yang telah berjalan sepanjang tahun 2025. Hasilnya pun cukup menggembirakan. Kabupaten Bogor berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal pengelolaan integritas. Skornya melambung menjadi 73,8, sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan bahwa upaya-upaya perbaikan yang telah dilakukan oleh Pemkab Bogor mulai membuahkan hasil positif.
Evaluasi Mendalam: Sorotan pada Delapan Area Intervensi KPK
Namun, perjalanan menuju pemerintahan yang bersih dan efektif tentu tak semulus yang dibayangkan. KPK juga memberikan catatan penting terkait tata kelola pemerintahan, khususnya pada delapan area intervensi yang menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan korupsi. Area-area tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari perencanaan dan penganggaran hingga pengadaan barang dan jasa. Sayangnya, Bahtiar Ujang Purnama mengungkapkan bahwa tak sedikit pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, yang mengalami penurunan kinerja di delapan area intervensi ini. Hal ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas pelayanan publik.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto dengan tegas menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan perbaikan tata kelola Pemkab Bogor pada tahun 2026. Komitmen ini menjadi bukti konkret keseriusan Pemkab Bogor dalam memberantas korupsi dan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menciptakan pemerintahan yang lebih baik.
Sektor Strategis: Tata Kelola Pertambangan dalam Sorotan
Selain evaluasi terhadap delapan area intervensi, pertemuan antara KPK dan Pemkab Bogor juga membahas sektor strategis, yaitu tata kelola pertambangan. KPK mengambil langkah proaktif dengan menyatakan akan turut serta berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperbaiki tata kelola pertambangan di Kabupaten Bogor. Kolaborasi ini melibatkan Kejaksaan, Kepolisian, serta Pemerintah Provinsi, yang menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan pengelolaan pertambangan yang lebih baik dan berkelanjutan.
Bahtiar Ujang Purnama menekankan pentingnya pengelolaan pertambangan yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek manfaat dari sektor pajak dan pendapatan daerah. Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Jika terjadi dampak negatif terhadap lingkungan akibat aktivitas pertambangan, pemerintah daerah atau provinsi harus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan. Oleh karena itu, langkah terbaik adalah meminimalisir dampak tersebut sejak awal.
Pendampingan KPK: Menuju Tata Kelola yang Lebih Baik
Sebagai bentuk komitmen, KPK akan memberikan pendampingan kepada Pemkab Bogor dengan memfasilitasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki kewenangan penuh terhadap pengelolaan. KPK juga akan melakukan pengawasan secara langsung maupun tidak langsung untuk memastikan perbaikan tata kelola pemerintahan berjalan efektif dan sesuai dengan harapan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat upaya pemberantasan korupsi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bogor.
Kerja sama antara KPK dan Pemkab Bogor ini menjadi momentum penting dalam upaya mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan. Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Bogor dan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berbenah diri dan menciptakan pemerintahan yang lebih baik.