Persiapan Lahan & Tantangan yang Dihadapi
Pemerintah Kota Bogor tidak tinggal diam. Mereka telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hektare di kawasan Rancamaya. Namun, sebelum pembangunan fisik dimulai, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Salah satunya adalah pengecekan lanjutan terhadap kondisi dan kultur tanah. Hal ini penting untuk memastikan struktur bangunan sekolah nantinya kokoh dan aman. “Tadi hitungannya 5 hektare. Kami akan cek nanti terkait kultur tanah yang ada di Rancamaya. Mudah-mudahan cepat terwujud dan bisa termanfaatkan oleh masyarakat Kota Bogor,” kata Denny.
Proses pengecekan tanah ini adalah langkah krusial. Kondisi tanah yang baik akan menentukan desain bangunan dan metode konstruksi yang tepat. Selain itu, pematangan lahan juga membutuhkan waktu dan biaya. Pemerintah daerah dan pusat akan bekerja sama untuk memastikan semua proses ini berjalan lancar. Tantangan yang dihadapi tentu saja ada, mulai dari perizinan, pembebasan lahan (jika ada), hingga memastikan ketersediaan anggaran. Namun, dengan komitmen yang kuat, semua tantangan ini diharapkan dapat diatasi.
Target Ambisius & Harapan Masyarakat
Sekjen Kemensos, Robben Rico, mengungkapkan target yang cukup ambisius. Pihaknya berharap proses lelang pembangunan dapat dimulai paling lambat bulan Juni 2026. Bahkan, pekerjaan awal fisik diharapkan dapat dimulai pada tahun yang sama. “Kami akan kejar enam bulan ini supaya tahun depan, bulan Juli, Sekolah Rakyat ini sudah bisa digunakan oleh anak-anak Kota Bogor yang hari ini, sementara ini sekolah di Sekolah Rakyat yang ada di Cibinong, Kabupaten Bogor,” ujar Robben.
Target ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi masyarakat Bogor. Masyarakat tentu sangat berharap agar target ini dapat tercapai. Sekolah Rakyat ini akan menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Cibinong untuk mendapatkan pendidikan. Dengan adanya sekolah di Rancamaya, diharapkan akses pendidikan akan semakin mudah dan merata bagi seluruh warga Kota Bogor.