Kompol Wagiman, Kapolsek Sukaraja, mengonfirmasi kejadian tersebut, menjelaskan bahwa korban sempat mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tak tertolong. “Sesampainya di TKP, korban langsung dibawa ke rumah sakit. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas Kompol Wagiman, menguatkan rasa kehilangan yang mendalam.
Dugaan Penyebab Kematian: Serangan Jantung Mengakhiri Segalanya
Proses penyelidikan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini mengarah pada dugaan kuat bahwa penyebab kematian adalah masalah kesehatan. Berdasarkan keterangan awal, IS diketahui hendak memulai aktivitasnya sebagai pengemudi taksi online sebelum insiden terjadi. Tragisnya, niat baik untuk mencari nafkah justru berujung pada peristiwa yang tak diinginkan.
Dugaan sementara, IS meninggal dunia akibat serangan jantung. Hal ini diperkuat oleh kesaksian beberapa orang yang melihat korban turun dari mobil sambil meminta pertolongan sebelum akhirnya tak sadarkan diri. “Menurut keterangan saksi, korban turun dari mobil sambil minta tolong. Saat didekati, korban sudah tidak bernyawa. Diperkirakan meninggal karena sakit jantung,” pungkas Kompol Wagiman.
Kematian mendadak ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki risiko tinggi, seperti mereka yang bekerja dengan mobilitas tinggi atau memiliki riwayat penyakit jantung. Kita juga diingatkan untuk selalu waspada terhadap gejala-gejala penyakit jantung dan segera mencari pertolongan medis jika diperlukan. Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.