EventBogor.com – Kabar simpang siur mengenai dugaan korban jiwa di kawasan tambang Nanggung, Kabupaten Bogor, berhasil memicu kepanikan di tengah masyarakat. Namun, dengan sigap, Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung turun tangan untuk meluruskan informasi yang beredar. Bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Bupati Rudy memastikan bahwa kabar tersebut tidak lebih dari sekadar berita bohong yang berpotensi meresahkan warga.
Kabar yang beredar luas ini menyebutkan adanya sejumlah korban jiwa akibat aktivitas penambangan. Lebih parah lagi, pesan berantai bahkan mengklaim adanya ratusan korban akibat keracunan di dalam lubang tambang. Tentu saja, informasi ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan dampak psikologis yang serius bagi masyarakat Bogor.
Penelusuran Fakta di Lapangan: Mengungkap Kebenaran di Balik Kabar Miring
Menanggapi kabar yang beredar, Pemkab Bogor tak tinggal diam. Bupati Rudy Susmanto langsung memimpin tim untuk melakukan verifikasi langsung di lokasi tambang. Langkah ini sangat penting untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Penelusuran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Forkopimda dan pihak terkait lainnya, untuk mendapatkan gambaran yang jelas dan komprehensif.
Hasilnya? Bupati Rudy dengan tegas menyatakan bahwa kabar mengenai korban jiwa tersebut adalah tidak benar. “Terdengar bahwa ada korban terjebak 700 orang, kita pastikan tidak betul. Kenapa kita pastikan tidak betul? Kami bicara hari ini berangkatnya di Kecamatan Nanggung di lokasi aneka tambang. Yang betul adalah level 700, bukan ada korban 700,” tegasnya di Nanggung pada Rabu (14/1/2026). Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa informasi yang beredar sebelumnya adalah keliru dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.