EventBogor.com – Kabar gembira bagi warga Bogor dan sekitarnya! Penantian panjang untuk memiliki pasar petani yang representatif akhirnya akan segera berakhir. Pasar Petani Garuda, yang digadang-gadang sebagai pusat jual beli produk pertanian lokal, dipastikan akan dibuka untuk umum pada pekan depan. Proses pengisian lapak oleh para petani lokal telah dimulai, menandakan bahwa pasar ini selangkah lebih dekat untuk mewujudkan mimpinya sebagai pusat kegiatan pertanian yang dinamis.
Pembukaan Pasar Petani Garuda bukan hanya sekadar peresmian tempat jual beli. Lebih dari itu, pasar ini diharapkan mampu menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi petani lokal, sekaligus menjadi wadah edukasi dan interaksi bagi masyarakat yang tertarik pada dunia pertanian. Kehadirannya tentu akan memberikan warna baru bagi kegiatan Car Free Day di Bogor, menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda dan lebih dekat dengan alam.
Gerbang Baru Bagi Petani Bogor: Lebih dari Sekadar Tempat Jual Beli
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, memberikan konfirmasi bahwa persiapan di lapangan telah berjalan sesuai rencana. Sejak pekan ini, para petani lokal mulai memasukkan produk unggulan mereka, mulai dari bibit buah-buahan hingga tanaman hias yang memukau. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan pasar ini sebagai solusi konkret bagi petani lokal dalam memasarkan hasil panen mereka secara langsung kepada konsumen.
“Minggu sekarang sudah mulai masuk barang-barang dari para petani. Tanaman-tanaman buah-buahan maupun tanaman hias. Mulai minggu sekarang sudah mulai masuk,” jelas Eko, memberikan gambaran nyata tentang kesibukan yang terjadi di lokasi pasar. Pernyataan ini sekaligus menjadi bukti bahwa proyek pembangunan Pasar Petani Garuda bukan hanya sekadar wacana, melainkan komitmen yang sedang dalam proses realisasi.
Tahap Awal: 39 Petani Buah Siap Menyambut Pengunjung
Pada tahap awal pembukaan, sekitar 39 petani buah telah siap mengisi lapak di Pasar Petani Garuda. Mereka akan menawarkan beragam jenis bibit buah-buahan unggulan yang berkualitas. Selain itu, para petani tanaman hias juga akan segera menyusul dalam waktu dekat. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar ini akan menjadi surga bagi para pecinta tanaman yang ingin mempercantik pekarangan rumah mereka atau sekadar mencari bibit tanaman untuk koleksi pribadi.
Eko juga menginformasikan bahwa jika tidak ada kendala berarti, Pasar Petani Garuda akan mulai diuji coba dan dibuka untuk publik pada saat pelaksanaan Car Free Day pekan depan. “Minimal di minggu depan pada waktu test, car free day, itu sudah bisa dikunjungin oleh masyarakat,” ujarnya, memberikan kepastian jadwal yang ditunggu-tunggu oleh warga Bogor. Momentum Car Free Day dipilih sebagai waktu yang tepat untuk memperkenalkan pasar ini kepada masyarakat luas, mengingat tingginya animo masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Fasilitas Lengkap: Lebih dari Sekadar Tempat Belanja
Pasar Petani Garuda dirancang bukan hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai pusat kegiatan pertanian yang terintegrasi. Lokasinya yang strategis, yaitu di samping Kantor Public Safety Center (PSC) 119, dengan luas area mencapai sekitar 2 hektare, memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan berbagai fasilitas. Selain lapak penjualan, pasar ini juga dilengkapi dengan greenhouse (rumah kaca) dan panggung kegiatan pertanian.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, sebelumnya menargetkan pembangunan pasar ini rampung pada Desember 2025. Meski demikian, ia memastikan bahwa seluruh persiapan telah mengarah pada tahap operasional. “Semua sudah bersiap semua mudah-mudahan desember jadi namanya Pasar Petani Garuda di dalamnya itu pedagang tanaman hias dan pedagang buah. Samping 119,” kata Rudy, memberikan keyakinan bahwa pasar ini akan menjadi ikon baru bagi Kabupaten Bogor.
Dengan adanya fasilitas greenhouse, diharapkan para petani dapat melakukan pembibitan dan perawatan tanaman dengan lebih baik. Sementara itu, panggung kegiatan pertanian akan menjadi wadah untuk menyelenggarakan berbagai acara, seperti pelatihan, seminar, atau lomba yang berkaitan dengan pertanian. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan sektor pertanian di Bogor.
Kehadiran Pasar Petani Garuda diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Bogor. Selain memberikan akses yang lebih mudah terhadap produk pertanian lokal berkualitas, pasar ini juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani, mengurangi ketergantungan pada rantai pasokan yang panjang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan. Dengan demikian, Pasar Petani Garuda bukan hanya sekadar pasar, tetapi juga simbol harapan dan semangat bagi kemajuan pertanian di Kabupaten Bogor.