Home News 20 Tahun Gemilang: Desa Cimulang Bogor Rayakan Ultah Emas dengan Kemeriahan Tiada Tara!
News

20 Tahun Gemilang: Desa Cimulang Bogor Rayakan Ultah Emas dengan Kemeriahan Tiada Tara!

Share
Share

EventBogor.com – Suasana haru sekaligus gembira menyelimuti Desa Cimulang, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor. Untuk pertama kalinya, desa yang telah berusia dua dekade ini menggelar perayaan hari jadi secara besar-besaran, sebuah penanda penting perjalanan panjang dan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh warga. Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini sukses menyedot perhatian dan antusiasme masyarakat, menciptakan momen tak terlupakan dalam sejarah desa.

Perayaan yang mengusung tema “Cimulang Gemilang” ini bukan sekadar pesta, melainkan sebuah perwujudan semangat kebersamaan dan gotong royong warga. Mengapa ini penting? Karena perayaan seperti ini menjadi cermin solidnya masyarakat, mempererat tali silaturahmi, serta menjadi momentum untuk merenungkan perjalanan desa dan merencanakan masa depan yang lebih baik. Pesta ini juga menjadi ajang promosi bagi potensi desa, baik dari sisi budaya maupun ekonomi.

Kilau Perayaan: Rangkaian Acara yang Memukau

Pusat perayaan berlokasi di area Kantor Desa Cimulang, tepatnya di Kampung Ciheleut, RT 02/02. Rangkaian acara dimulai pada malam pembukaan, 29 November, dengan acara tasyakuran yang sarat makna, dilanjutkan dengan hiburan seni wayang bambu yang memukau. Seni wayang bambu dipilih sebagai simbol kearifan lokal dan kekayaan budaya yang dimiliki Desa Cimulang.

Hari kedua, 30 November, menjadi semakin meriah dengan kegiatan jalan sehat berhadiah doorprize yang mengundang gelak tawa dan semangat warga. Selain itu, panggung utama juga diramaikan oleh pentas budaya yang menampilkan beragam kesenian tradisional, serta pertunjukan musik yang menghibur seluruh lapisan masyarakat. Ini adalah wujud nyata dari upaya pelestarian budaya dan hiburan bagi warga.

BACA JUGA :  Bogor Ngebut! Pengusaha Hibah Lahan, Jalan Tol & Akses Umum Segera Mulus!

Puncak perayaan pada 1 Desember diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati. Warga berbondong-bondong mengikuti kegiatan santunan anak yatim, donor darah, layanan pajak, serta layanan kesehatan. Kegiatan ini menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi dari masyarakat Cimulang, serta komitmen terhadap kesejahteraan bersama. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa desa tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan kemanusiaan.

Namun, kemeriahan belum usai. Panitia juga telah menyiapkan acara mancing gratis yang akan digelar pada 7 dan 14 Desember di Kali Cibeteng dan Kali Ciminggir, sungai yang mengalir di wilayah Desa Cimulang. Acara ini diharapkan dapat menjadi sarana rekreasi dan mempererat hubungan antarwarga, sekaligus memperkenalkan potensi alam yang dimiliki desa.

Ucapan Syukur dan Harapan dari Kepala Desa

Kepala Desa Cimulang, Bapak Cecep Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas suksesnya perayaan hari jadi desa. “Alhamdulillah, perayaan hari jadi Desa Cimulang bisa berjalan lancar dan sangat meriah. Ini adalah pertama kalinya kita menggelar perayaan besar seperti ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, masyarakat, serta seluruh tamu undangan yang sudah meluangkan waktu untuk hadir,” ujar Bapak Cecep.

Beliau juga berharap momentum ini dapat memperkuat rasa kebersamaan warga serta menjadi pijakan bagi lahirnya program-program berkelanjutan di Desa Cimulang. “Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa kembali mengenal sejarah Desa Cimulang. Meski baru menjadi desa hasil pemekaran selama 20 tahun, namun nama Cimulang sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka. Ke depan, saya berharap masyarakat semakin kompak dan bisa melahirkan banyak kegiatan positif agar tercipta Desa Cimulang yang semakin gemilang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Ogoh-Ogoh di Bundaran HI: Harmoni dalam Warna-warni Perayaan Nyepi

UMKM dan Pemuda: Ajang Unjuk Gigi

Ketua Karang Taruna Desa Cimulang, Bapak Didik Ruyatman, juga turut mengapresiasi perayaan ini sebagai wadah bagi para pemuda dan pelaku UMKM lokal untuk menunjukkan kreativitas dan produk mereka. “Selain menjadi bentuk rasa syukur, perayaan ini juga menjadi wadah bagi UMKM dan para pemuda untuk memperkenalkan produk serta karya kreatifnya. Terlebih, Desa Cimulang merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Rancabungur yang masih melestarikan pencak silat tradisional,” ungkap Bapak Didik.

Perayaan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, serta pihak sponsor. Dukungan dari berbagai pihak, seperti Universitas BSI dengan program beasiswa, Kopi Oplet, Smartfren, Wings Food, hingga Kolam Renang Marcopolo, menunjukkan bahwa Desa Cimulang memiliki potensi yang besar dan mampu menarik perhatian berbagai pihak untuk berinvestasi dan mendukung pembangunan desa.

Dengan semangat “Cimulang Gemilang”, diharapkan Desa Cimulang akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor. Selamat atas perayaan dua dekade Desa Cimulang! Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong selalu menyertai langkah desa menuju masa depan yang lebih baik.

Share

Explore more

News

Tiga Bulan Manis Berakhir: Tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Naik?

EventBogor.com – Kabar tak terduga datang bagi pengguna setia Transjabodetabek rute Blok M – Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Setelah menikmati tarif super hemat Rp3.500...

Related Articles
News

Polisi & Warga Rancabungur Bangun Rumah Korban Bencana: Kado HUT Bhayangkara

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara...

News

ASN Bekasi Wajib Absen! Walkot Tri Adhianto Ancam Sanksi Tegas bagi yang Mangkir

EventBogor.com – Jangan coba-coba bolos! Itulah ultimatum keras yang dilontarkan Wali Kota...

News

Cigudeg ‘Gelap’: Penutupan Tambang Picu Lonjakan Kriminalitas, Guru PAUD Jadi Korban

EventBogor.com – Kabar tak sedap datang dari Cigudeg. Penutupan aktivitas tambang di...

News

Campak Mengintai! Gubernur Wanti-Wanti Jakarta, Vaksinasi Jadi Kunci

EventBogor.com – Kabar tak mengenakkan datang dari wilayah penyangga Jakarta. Penyakit campak,...