EventBogor.com – Kabar gembira bagi warga Bogor! Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam gerakan masif membersihkan lingkungan. Melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/655 Tahun 2025, aksi bersih ini menjadi bagian penting dari perhelatan World Cleanup Day (WCD) Indonesia 2025, sekaligus mendukung program Adipura, Makuta Binokasih, serta event Bogor Istimewa & Gemilang Kabupaten Ramah Lingkungan (BIG KRL). Sebuah langkah konkret menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kenapa Sekarang, Kenapa Penting?
Pernahkah Anda membayangkan betapa indahnya Bogor tanpa tumpukan sampah di selokan, sungai, atau bahkan jalanan? Nah, inilah yang ingin diwujudkan. Gerakan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan kita, kualitas hidup kita, dan masa depan anak cucu kita. Di tengah isu perubahan iklim yang semakin nyata, menjaga kebersihan lingkungan adalah sebuah keharusan.
Aksi Nyata di Lapangan: Bukan Cuma Omong Kosong
Bayangkan Anda berjalan-jalan di sekitar Stadion Pakansari pada Sabtu, 20 September. Pemandangan yang luar biasa: seluruh perangkat daerah, RSUD, kecamatan, hingga masyarakat umum, bahu-membahu membersihkan lingkungan. Dari membersihkan sampah di jalanan, membersihkan selokan, hingga merapikan taman. Ini bukan hanya jargon, tapi aksi nyata yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Lihat saja di Desa Cibuntu, Ciampea, atau RW 08 Bojonggede, semangat gotong royong begitu membara, tua-muda, laki-perempuan, semua turun tangan. Ini adalah bukti bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di Bogor.
Lebih dari Sekadar Memungut Sampah: Visi Jangka Panjang
Aksi ini bukan cuma sekali jalan. Pemkab Bogor telah menetapkan program rutin: Bebersih di Jumat Istimewa (BESTIE) untuk lembaga pemerintahan dan pelaku usaha, Bebersih Sabtu Minggu Istimewa (BERSAMA) untuk desa/kelurahan/RT/RW/komunitas, serta Bulan Gemilang dan Istimewa (BUMI) setiap tanggal 20. Ini adalah komitmen berkelanjutan untuk menciptakan budaya bersih di tengah masyarakat.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?
Bupati Rudy Susmanto menekankan pentingnya pemilahan sampah. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga efisiensi. Dengan memilah sampah organik, anorganik yang bisa didaur ulang, residu, serta limbah B3, kita bisa mengurangi timbunan sampah, bahkan menghasilkan kompos atau mendapatkan penghasilan tambahan dari bank sampah. Ini adalah langkah cerdas, bukan hanya untuk lingkungan, tapi juga untuk ekonomi keluarga.
Hadiah Bagi yang Terbaik: Momen Apresiasi
Sebagai bentuk apresiasi, Pemkab Bogor akan memberikan penghargaan kepada tiga desa dan kelurahan dengan nilai tertinggi dalam pelaksanaan aksi bersih dan pengelolaan sampah. Hadiahnya? Bantuan sarana dan prasarana pengelolaan persampahan pada event BIG KRL. Ini adalah motivasi tambahan untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi.
Mari Bergabung dalam Perubahan!
Gerakan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah. Ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita mulai dari hal-hal kecil: membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, dan berpartisipasi dalam aksi bersih di lingkungan kita. Ingatlah pesan Bupati: “Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.”
Langkah Selanjutnya?
Jangan lupa, laporkan kegiatan Anda melalui tautan resmi yang disediakan, dan sebarkan semangat positif ini di media sosial. Bersama, kita wujudkan Bogor yang lebih bersih, sehat, dan lestari!