EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk agenda pemerintahan, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, memilih langkah yang menyentuh hati: bersilaturahmi langsung dengan masyarakat. Kali ini, wilayah Bogor Barat menjadi tujuan utama, dimulai dari Desa Leuwibatu, Kecamatan Rumpin. Sebuah langkah yang tak hanya mempererat hubungan, tapi juga memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan.
Bayangkan Anda adalah warga Rumpin. Anda melihat langsung sosok Ketua DPRD datang menyapa, bukan hanya lewat koran atau layar televisi. Itulah yang terjadi pada Senin, 22 September 2025. Sastra Winara disambut hangat oleh Kepala Desa Leuwibatu, H. Muhamad Sidik, serta tokoh masyarakat lainnya. Ini bukan sekadar pertemuan formal, tapi momen keakraban yang sarat makna. “Kunjungan hari ini pertama, silaturahmi bersama orang tua kami ya itu pak Lurah Sidik dan sahabat saya Daen Nuhdiana,” ujar Sastra, menggambarkan hangatnya pertemuan.
Mengapa Silaturahmi Ini Penting?
Di era yang serba cepat ini, seringkali kita lupa akan pentingnya komunikasi langsung. Sastra Winara seolah mengingatkan kita bahwa membangun daerah tak hanya soal proyek fisik, tapi juga tentang membangun hubungan yang kuat dengan masyarakatnya. Dengan turun langsung, ia bisa menyerap aspirasi, memahami kebutuhan, dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan harapan warga.
Menyusuri Jejak Pembangunan di Bogor Barat
Silaturahmi ini bukan hanya sekadar basa-basi. Sastra Winara memanfaatkan kesempatan ini untuk meninjau langsung proyek-proyek pembangunan di wilayah Bogor Barat. Setelah dari Rumpin, ia berencana mengunjungi Parungpanjang dan Cianten, Kecamatan Leuwiliang. Ini adalah cara cerdas untuk memastikan bahwa anggaran yang digelontorkan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pikirkan sejenak. Jika Anda punya keluhan soal jalan rusak, infrastruktur yang kurang memadai, atau masalah pendidikan, siapa yang akan Anda datangi? Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat memiliki wadah untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pemangku kebijakan. Ini adalah bentuk nyata dari pemerintahan yang responsif dan peduli.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?
Mungkin Anda bertanya-tanya, apa hubungannya silaturahmi dan peninjauan pembangunan ini dengan kehidupan sehari-hari? Jawabannya sederhana: sangat berhubungan. Ketika infrastruktur membaik, akses transportasi menjadi lebih mudah, biaya logistik bisa ditekan, dan akhirnya harga kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau. Ketika pendidikan dan kesehatan diperhatikan, kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan akan meningkat.
Sastra Winara menegaskan bahwa kunjungannya juga menyasar sektor pendidikan dan kesehatan. “Seperti infrastruktur jalan dan mungkin jika ada waktu kita mampir kesekolah sekolah untuk memastikan, seperti kesehatan, jalan dan pendidikan untuk bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya. Ini adalah investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak positif bagi generasi mendatang.
Dan, seperti yang kita ketahui, pembangunan infrastruktur yang baik akan menunjang perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.
Dengan cara seperti ini, pemerintah daerah menunjukkan komitmennya untuk benar-benar hadir dan melayani masyarakat.
Ini adalah pengingat bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan aspal, tetapi tentang manusia dan harapan.
Sebuah kunjungan yang sarat makna, bukan?