EventBogor.com – Jakarta Utara kini punya oase baru. Bukan gedung pencakar langit, melainkan taman yang dipenuhi tawa anak-anak. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menunjukkan kepeduliannya dengan menyulap lahan rawa di Cilincing menjadi Taman Kelinci Roci, sebuah ruang bermain yang tak hanya hijau, tapi juga sarat edukasi. Jumat, 30 Januari 2026, menjadi hari bersejarah bagi warga Rorotan dan sekitarnya.
Dari Lahan Terbengkalai ke Ruang Bermain Impian
Bayangkan, sebelumnya lahan rawa yang mungkin hanya menjadi tempat nyamuk bersarang, kini menjelma menjadi taman yang dipenuhi warna-warni. Lahan seluas 2.700 meter persegi ini kini menjadi tempat anak-anak bermain, belajar, dan bersosialisasi. Sebuah transformasi yang patut diacungi jempol. Taman Kelinci Roci dilengkapi dengan fasilitas lengkap: kolam retensi yang fungsional, area bermain yang aman, gazebo untuk bersantai, plaza untuk berkumpul, bahkan area urban farming untuk belajar bercocok tanam.
Kenapa Ini Penting? Lebih dari Sekadar Tempat Bermain
Di tengah hiruk pikuk kota, ruang terbuka hijau adalah ‘oksigen’ bagi warga. Apalagi bagi anak-anak. Taman Kelinci Roci bukan cuma tempat bermain, tapi juga sarana edukasi. Area tematik kelinci, misalnya, menjadi cara menyenangkan untuk mengenalkan anak-anak pada lingkungan. Ini adalah contoh konkret bagaimana pemerintah daerah bisa berinvestasi pada masa depan, pada generasi penerus.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda (dan Anak Anda)?
Mungkin Anda berpikir, “Apa hubungannya taman ini dengan saya?” Jawabannya, sangat erat. Pertama, peningkatan kualitas lingkungan otomatis berdampak pada kualitas hidup. Udara lebih bersih, lingkungan lebih sehat. Kedua, hadirnya ruang publik seperti ini membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Warung-warung kecil, pedagang kaki lima, hingga jasa transportasi bisa tumbuh subur.
Lebih jauh, taman ini adalah investasi jangka panjang untuk anak-anak kita. Mereka belajar berinteraksi, mengembangkan kreativitas, dan mencintai alam. Suatu hal yang sulit didapat di depan layar gawai.
Konteks: Lebih dari Sekadar Proyek Fisik
Pramono Anung menekankan pentingnya pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dalam skala kecil. Ini adalah langkah cerdas. Tidak semua masalah bisa diatasi dengan proyek raksasa. Kadang, sentuhan kecil yang berdampak besar lebih dibutuhkan. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pemerintah mendengar aspirasi warga, bukan hanya membangun proyek fisik tanpa mempertimbangkan kebutuhan nyata.
Taman Kelinci Roci diharapkan menjadi contoh bagaimana lahan-lahan terbengkalai bisa diubah menjadi aset berharga bagi masyarakat. Bukan hanya untuk rekreasi, tapi juga untuk pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Pertanyaan Reflektif: Sudahkah Kita Memanfaatkan Ruang Terbuka yang Ada?
Kehadiran Taman Kelinci Roci mengajak kita semua untuk berpikir: Bagaimana kita bisa berkontribusi pada lingkungan sekitar? Apakah kita sudah memanfaatkan ruang terbuka yang ada? Atau, justru membiarkannya terbengkalai? Mari jadikan taman ini sebagai inspirasi. Mari, mulai dari hal kecil, ciptakan lingkungan yang lebih baik untuk kita dan generasi mendatang.