EventBogor.com – Bayangkan Anda mengendarai motor di pagi hari, semangat memulai aktivitas. Namun, tiba-tiba roda Anda terperosok ke dalam lubang raksasa di jalan. Itulah gambaran pahit yang dialami warga pengguna jalan Sikeng-Dago, Parungpanjang, Bogor. Kondisi ruas jalan yang rusak parah, diperparah dengan lubang-lubang menganga, menjadi ancaman nyata bagi keselamatan. Mirisnya, kerusakan ini sudah berlangsung hampir tiga tahun, namun perbaikan dari pihak terkait seolah tak kunjung tiba.
Kerusakan yang Tak Kunjung Usai
Menurut keterangan Kepala Desa Dago, Muhdom, jalan sepanjang dua kilometer tersebut mengalami kerusakan yang sangat memprihatinkan. Kerusakan ini bukan sekadar retakan kecil, melainkan lubang-lubang besar yang membahayakan pengendara. “Itu jalan yang rusak hampir 2 kilometer, sudah hampir 3 tahun belum ada perbaikan,” keluhnya. Padahal, jalan Sikeng-Dago adalah urat nadi penting bagi masyarakat. Akses menuju pusat perkantoran kecamatan, stasiun, hingga pasar, semuanya bergantung pada jalan ini. Bayangkan betapa sulitnya aktivitas sehari-hari warga, mulai dari bekerja, berbelanja, hingga mengantar anak sekolah, jika harus melewati jalan yang rusak parah setiap hari.
Tambal Sulam yang Tak Efektif