EventBogor.com – Sore itu, langit Cibinong mulai meredup, namun semangat kemerdekaan di Lapangan Tegar Beriman justru memuncak. Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, memimpin upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebuah momen sakral yang menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan di tingkat Kabupaten Bogor.
Prosesi penurunan bendera dimulai tepat pukul 16.00 WIB, dengan suasana khidmat yang menyelimuti seluruh peserta upacara. Raniah Najibah, anggota Paskibraka yang dipercaya sebagai pembawa baki, dengan penuh kehormatan menyerahkan kembali Sang Saka Merah Putih kepada inspektur upacara. Setiap gerakan, setiap langkah, sarat akan makna dan penghormatan.
Simbol Kebersamaan di Tanah Tegar Beriman
Upacara penurunan bendera bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ia adalah simbol persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor. Dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga ASN, semua hadir untuk merayakan kemerdekaan dan berkomitmen mengisi kemerdekaan dengan karya nyata. Bayangkan, ribuan pasang mata tertuju pada tiang bendera, menyaksikan detik-detik penurunan Sang Merah Putih. Sebuah pemandangan yang mampu membangkitkan rasa haru dan bangga.
Mengapa ini penting? Karena peringatan HUT RI bukan hanya milik generasi tua. Ia adalah warisan yang harus dijaga dan diteruskan. Setiap tahun, semangat kemerdekaan harus terus dinyalakan, dihidupkan dalam setiap tindakan dan karya. Upacara ini menjadi pengingat, bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah hasil perjuangan para pahlawan. Sebuah pengingat akan pentingnya persatuan di tengah keberagaman.
Siapa Saja yang Hadir?
Selain Wakil Bupati Bogor, upacara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di Kabupaten Bogor. Hadir pula Sekretaris Daerah (Sekda) Ajat Rochmat Jatnika, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Bogor yang lebih baik. Sebuah representasi dari semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Upacara penurunan bendera di Lapangan Tegar Beriman menjadi lebih dari sekadar penutupan rangkaian perayaan. Ia adalah awal dari semangat baru untuk terus berkarya, berdedikasi, dan membangun negeri. Semangat yang tak pernah padam, semangat yang terus membara di dada setiap warga Kabupaten Bogor.
Lalu, apa makna dari semua ini bagi kita? Jadikan semangat kemerdekaan sebagai pemicu untuk terus berkarya dan berprestasi. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, dengan tindakan nyata yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Mari kita jaga semangat persatuan dan kesatuan, karena di situlah kekuatan kita sebagai bangsa.