EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk Jakarta, Kabupaten Bogor menunjukkan keseriusannya dalam menjaga lingkungan. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, hadir langsung dalam pemaparan Program Adipura 2025 yang disampaikan Menteri Lingkungan Hidup RI. Lebih dari sekadar seremoni, Adipura kini menjadi tolok ukur komitmen berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan.
Adipura: Lebih dari Sekadar Trofi, Sebuah Perjuangan
Bayangkan, Anda berjalan-jalan di kota idaman. Udara segar, pepohonan rindang, sampah nyaris tak terlihat. Itulah gambaran kota yang layak menyandang gelar Adipura. Penghargaan bergengsi ini bukan hanya soal kebersihan fisik semata. Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa Adipura adalah apresiasi bagi daerah yang serius mengelola lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.
Kenapa ini penting sekarang? Karena isu lingkungan hidup semakin krusial. Perubahan iklim, polusi, dan penumpukan sampah menjadi ancaman nyata. Adipura menjadi salah satu cara pemerintah untuk mendorong daerah berbenah diri. Bukan hanya sekadar meraih trofi, tapi juga menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi warganya.
Adipura 2025: Standar Makin Tinggi, Tantangan Makin Besar
Adipura 2025 bukan sekadar melanjutkan tradisi. Ada perubahan mendasar. Penilaiannya semakin selektif. Kota-kota dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) liar atau masih menggunakan sistem open dumping, tidak akan dilirik. Ini bukan hukuman, tapi penegasan bahwa pengelolaan sampah harus optimal. Artinya, jika Bogor ingin meraih Adipura, pemerintah daerah harus memastikan seluruh fasilitas, SDM, dan anggaran terkait pengelolaan lingkungan siap. Ini bukan pekerjaan mudah.
Proses penilaian akan dimulai Agustus 2025 dan berakhir Desember. Pengumuman pemenang direncanakan pada Hari Peduli Sampah Nasional, Februari 2026. Ini memberikan waktu bagi Bogor untuk mempersiapkan diri, berbenah, dan membuktikan komitmennya.
Apa Artinya Bagi Kantong dan Masa Depan Anda?
Dampak Adipura bagi warga Bogor sangat signifikan. Lingkungan yang bersih dan sehat akan meningkatkan kualitas hidup. Kesehatan terjaga, potensi bencana berkurang, dan investasi pun meningkat. Kota yang meraih Adipura akan menjadi lebih menarik bagi wisatawan dan investor. Ini berarti peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Adipura bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh warga Bogor. Mulai dari membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik, hingga berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih lingkungan.
Menuju Bogor Hijau: Komitmen Tanpa Henti
Adipura adalah momentum. Momentum untuk memperkuat komitmen menjaga lingkungan. Momentum untuk menciptakan Bogor yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan kita. Bukan hanya soal trofi, tapi soal kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan warga Bogor.
Lantas, sudah sejauh mana komitmen kita terhadap lingkungan? Apakah kita siap berkontribusi dalam mewujudkan Bogor yang lebih baik?