Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, dengan tegas menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas konsumsi pangan masyarakat. Ini bukan hanya lomba tahunan, melainkan gerakan bersama untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pangan lokal yang bergizi dan seimbang. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sekolah menjadi kunci sukses program ini. PKK diharapkan aktif mengawal makanan sehat di sekolah, membina kader di tingkat desa, dan terus berinovasi.
Pesan dari Badan Pangan Nasional
Perwakilan Badan Pangan Nasional, Maya Suryaningsih, turut hadir memberikan dukungan. Lomba ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk memperbaiki pola konsumsi masyarakat yang masih didominasi padi-padian. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat lebih kreatif mengolah bahan pangan lokal, meningkatkan gizi keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi melalui produk olahan rumahan.
Sebagai contoh, bayangkan sebuah keluarga yang awalnya terbiasa membeli mi instan sebagai menu utama. Dengan adanya lomba ini, ibu-ibu PKK bisa memberikan inspirasi menu alternatif berbahan dasar singkong atau ubi, yang lebih bergizi dan hemat biaya. Anak-anak pun bisa lebih sehat, dan keluarga bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan.