Mari kita bedah langsung ‘isi piring’ yang jadi perdebatan. Beberapa hari terakhir, menu MBG di SD Negeri 01 Bunar menjadi sorotan. Senin, anak-anak mendapat satu buah jeruk dan sebungkus kue. Selasa, ada kacang pilus, roti, dan dua potong ayam. Rabu? Susu, roti, kurma, dan telur. Sekilas, ada variasi. Tapi, apakah komposisi ini sudah mencukupi kebutuhan gizi anak sekolah? Sebagian wali murid tegas menjawab, ‘Belum!’
Seorang wali murid bahkan curhat, masalah ini sudah terjadi sebelum Ramadhan. Ada laporan makanan berbau tak sedap. Bayangkan, anak-anak kita yang seharusnya gembira menyantap makanan bergizi, justru harus berhadapan dengan makanan yang tak layak konsumsi. Miris, bukan?