Home News Jalan Rusak & Wartawan Disalahkan: Kisah Pilu di Balik Aspal Bogor
News

Jalan Rusak & Wartawan Disalahkan: Kisah Pilu di Balik Aspal Bogor

Share
Share

EventBogor.com – Kabar tak sedap menerpa ranah infrastruktur Bogor. Pernyataan Kepala UPT Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah VI Cigudeg, Bobby Wahyudi, yang terkesan menyalahkan wartawan atas pemberitaan jalan rusak, memicu gelombang kritik. Bukan solusi konkret, justru tudingan yang melayang. Apa sebenarnya yang terjadi?

Jalan Berlubang, Nyawa Melayang, Siapa Bertanggung Jawab?

Bayangkan Anda adalah sopir truk yang melintasi jalan di Bogor. Tiba-tiba, ‘bluk’! Truk Anda terperosok, nyaris celaka. Itulah yang terjadi di ruas jalan yang dikritik oleh jurnalis Dede Surya. Bukannya mendapat solusi, ia malah mendapat ‘teguran’ dari pejabat terkait. Percakapan di WhatsApp itu bagai bumerang, membuka luka lama tentang siapa yang sesungguhnya bertanggung jawab atas keselamatan pengguna jalan.

Menurut percakapan yang beredar, Bobby Wahyudi menganggap jika perbaikan jalan di ruas Cibeber–Malasari dilakukan lebih dulu, kecelakaan truk tersebut mungkin takkan terjadi. Ia juga menyinggung prioritas perbaikan di Jalan Ace Tabrani yang dianggap lebih landai. Kesannya, pemberitaan media dianggap menggeser prioritas pembangunan. Apakah benar demikian?

Ketika Pers Jadi Kambing Hitam

Dalam sistem demokrasi, pers adalah pilar keempat. Fungsinya? Menyampaikan fakta, mengontrol kebijakan publik. Wartawan tidak memiliki kuasa menentukan anggaran, apalagi prioritas pembangunan. Menyalahkan mereka sama saja dengan menutup mata terhadap akar masalah: kondisi infrastruktur yang memprihatinkan.

BACA JUGA :  Bogor Berbenah: Festival Literasi 2025 Gaungkan Semangat Membaca di Tengah Modernisasi

Konteks yang Lebih Dalam: Lebih dari Sekadar Kemiringan Jalan

Koordinator Forum Komunikasi Bumi Putra (FKBP) Bogor Barat, Supri Elel, menyuarakan keresahan warga. Menurutnya, masalah utama bukan hanya kemiringan jalan, tetapi konstruksi yang sudah tak layak. “Kalau konstruksinya memang sudah bermasalah, tetap saja berbahaya,” tegasnya. Masyarakat setempat bahkan sudah berulang kali mengajukan perbaikan, namun tak kunjung ada tindakan nyata.

Apa Artinya Bagi Kantong Anda?

Jalan rusak bukan hanya soal ketidaknyamanan. Ini soal keselamatan, efisiensi, dan biaya. Kendaraan yang melintasi jalan rusak akan lebih cepat rusak, konsumsi bahan bakar meningkat, dan risiko kecelakaan pun lebih tinggi. Ujung-ujungnya, siapa yang rugi? Kita semua.

Potret Buram: Dari Percakapan Pribadi ke Polemik Publik

Polemik ini bukan sekadar percakapan pribadi yang bocor. Ini adalah cermin dari masalah yang lebih besar: kurangnya responsif pemerintah terhadap keluhan masyarakat, minimnya transparansi, dan prioritas yang dipertanyakan. Saat infrastruktur rusak menyebabkan kecelakaan, masyarakat butuh solusi, bukan saling menyalahkan. Mereka butuh jalan yang aman, bukan debat kusir.

Kini, pertanyaan besar menggantung: Kapan perbaikan jalan di Bogor akan menjadi prioritas utama? Kapan nyawa warga tidak lagi menjadi taruhan di jalanan yang rusak?

Share

Explore more

News

Bogor Hijau: Rudy Susmanto Apresiasi Kontribusi Dunia Usaha dalam Penghijauan

EventBogor.com – Kabar baik datang dari Cibinong! Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dengan hangat menyampaikan apresiasi kepada dunia usaha, khususnya Wuling Motors Indonesia, atas...

Related Articles
News

IRMA Rumpin: 19 Tahun Berbagi Kebahagiaan untuk Yatim Piatu dan Dhuafa

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk kehidupan, masih ada secercah cahaya yang...

News

Pemakaman Gratis di Jakarta: Saat Duka Tak Lagi Memberatkan Dompet

EventBogor.com – Kabar baik bagi warga Jakarta yang sedang berduka. Pemerintah Provinsi...

News

Surat THR ‘Polisi’ Viral: Kapolres Tanjung Priok Tegaskan Hoax, Jangan Sampai Kena Tipu!

EventBogor.com – Kabar mengejutkan datang dari dunia maya. Sebuah surat yang mengatasnamakan...

News

Koperasi Merah Putih: Harapan Baru Ekonomi Desa, Bogor Siap Melaju!

EventBogor.com – Kabar gembira datang dari Kabupaten Bogor! Sebanyak 435 Koperasi Merah...