EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk modernisasi, Desa Ciseeng, Kabupaten Bogor, menghembuskan napas segar. Bukan dengan proyek ambisius, tapi dengan sentuhan sederhana yang sarat makna: gotong royong. Jumat bersih yang digagas Pemerintah Desa Ciseeng bukan hanya soal membersihkan sampah, melainkan upaya membangkitkan kembali semangat kebersamaan yang mulai memudar.
Bayangkan, Anda melintas jalanan desa yang bersih, udara segar menyapa. Bukan hanya karena sapu dan pengki, tapi karena semangat yang menyala dari warga. Itulah gambaran yang ingin diwujudkan oleh Kepala Desa Ciseeng, H. Rahmat Bukhari Muslim, atau yang akrab disapa Abah RBM. Beliau melihat, gotong royong adalah fondasi yang mulai retak, dan kini bertekad memperbaikinya.
Kenapa Gotong Royong Penting Sekarang?
Di era digital dan individualisme yang merajalela, gotong royong sering kali terpinggirkan. Kita sibuk dengan gawai, dunia maya, dan urusan pribadi. Padahal, gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan perekat sosial yang vital. Di Ciseeng, Abah RBM menyadari betul hal ini. Melalui Jumat bersih, ia ingin mengembalikan semangat kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, dan membangun rasa memiliki terhadap lingkungan.
Skenario sederhana: Di sebuah perkampungan, ada selokan yang mampet. Jika tanpa gotong royong, warga mungkin akan saling menyalahkan, menunggu pemerintah, atau bahkan membiarkannya. Tapi, dengan gotong royong, masalah itu bisa diatasi bersama dengan cepat dan efisien. Warga bahu-membahu membersihkan selokan, lingkungan jadi bersih, hubungan antarwarga semakin erat.
Apa Artinya Bagi Desa Ciseeng?
Gotong royong yang berkelanjutan akan membawa dampak positif yang luas. Selain lingkungan yang bersih dan asri, seperti yang diinginkan Abah RBM, ada pula dampak sosial dan ekonomi. Desa yang warganya guyub rukun akan lebih mudah dalam menyelesaikan masalah, mengembangkan potensi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai contoh, Desa Ciseeng dikenal sebagai penghasil ikan konsumsi. Lingkungan yang bersih tentu akan mendukung keberlangsungan usaha perikanan tersebut. Air yang bersih, ekosistem yang sehat, akan menghasilkan ikan yang berkualitas, yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan warga.
Jumat Bersih: Lebih dari Sekadar Agenda Rutin
Jumat bersih di Ciseeng bukan hanya kegiatan sekali jadi. Ini adalah komitmen yang konsisten. Melibatkan aparatur desa, RT, RW, dan warga sekitar. Ini adalah simbol nyata bahwa membangun desa adalah tanggung jawab bersama. Gotong royong yang terus terpelihara akan menjadi identitas dan kekuatan bagi Desa Ciseeng.
Ingatlah, gotong royong adalah investasi jangka panjang. Investasi dalam kebersamaan, dalam lingkungan yang sehat, dan dalam masa depan yang lebih baik. Apakah kita akan membiarkan semangat ini terus meredup, atau justru kita akan ikut berpartisipasi dalam upaya membangkitkannya kembali, seperti yang dilakukan oleh warga Ciseeng?