Sahat, melalui akun Instagramnya, mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyoroti bagaimana pihak vendor bahkan mendokumentasikan kunjungan tersebut dan mengunggahnya tanpa izin. Tindakan ini, menurut Sahat, terasa seperti upaya pencitraan yang dipaksakan. Seolah-olah masalah selesai dengan meminta maaf kepada orang tua, padahal inti persoalan belum terselesaikan.