Bayangkan Anda sedang asyik berselancar di internet. Tiba-tiba, muncul pop-up yang mengatakan ada update OS penting dari Windows, Android, atau iOS. Desainnya meyakinkan, lengkap dengan logo dan tampilan yang familiar. Tapi, jangan terburu-buru klik! Inilah jebakan yang paling sering digunakan.
Pelaku phishing menggunakan berbagai cara untuk menjebak korban. Mereka bisa mengirimkan pesan melalui email, SMS, atau bahkan muncul sebagai iklan di situs web yang Anda kunjungi. Tujuannya satu: membuat Anda mengklik tautan berbahaya.
Apa Artinya Bagi Kantong dan Data Anda?
Jika Anda mengklik tautan tersebut, Anda akan diarahkan ke halaman unduhan palsu atau diminta memasukkan data pribadi, seperti nama, alamat, nomor telepon, bahkan informasi kartu kredit. Data-data ini akan digunakan untuk berbagai tindak kejahatan, mulai dari pencurian identitas hingga pengurasan rekening bank.