Keputusan ini bukan datang tiba-tiba. Pengamen Ondel-Ondel, dengan segala ciri khasnya, memang kerap menjadi sorotan. Rombongan kecil, musik rekaman yang diputar berulang, hingga melibatkan anak-anak untuk menarik simpati. Semua ini menjadi perhatian serius. Pramono Anung menilai, eksploitasi Ondel-Ondel sebagai mata pencaharian justru merendahkan nilai budaya yang seharusnya dijunjung tinggi.