Lebih dari Sekadar Jabatan: Amanah yang Dipikul
KH Moh Yusuf dengan tegas menyatakan, penunjukan pimpinan baru adalah bentuk tanggung jawab besar. Ini adalah upaya memastikan keberlangsungan dan produktivitas aset wakaf pendidikan. “Amanah wakaf bukan hanya tanggung jawab kepada umat, tetapi juga kepada Allah,” ujarnya. Ini bukan hanya tentang mengurus sebuah lembaga, tetapi tentang menjaga kepercayaan dan memastikan kebermanfaatan wakaf.
Latar belakang akademik dan pengalaman KH Dr Ahmad Oking Setia Priatna, M.Ag, menjadi modal penting. Optimisme membumbui harapan, bahwa pesantren ini akan terus berkembang dan mencetak generasi mutafaqqih fiddin yang mampu menjawab tantangan zaman. Sebuah harapan besar, bukan?