Reaksi ARMY terhadap keinginan Pramono ini cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, seorang gubernur yang notabene memiliki kekuasaan dan pengaruh besar, harus ‘menyerah’ karena desakan penggemar. Hal ini menunjukkan betapa besar kekuatan dan pengaruh komunitas penggemar K-Pop, khususnya ARMY. Mereka tidak hanya sekadar penggemar, tetapi juga memiliki suara dan mampu mempengaruhi kebijakan.
Pramono sendiri mengaku ‘kapok’ memberikan pernyataan terkait konser BTS di Jakarta. Ia bahkan mengibaratkan ARMY sebagai ‘galak banget’. Tentu saja, ungkapan ini lebih sebagai bentuk candaan dan kekagetan dari seorang gubernur yang biasanya berhadapan dengan masalah-masalah pemerintahan, kini harus berhadapan dengan ‘dunia’ K-Pop yang penuh semangat.