Selain penurunan kemiskinan dan gini rasio, ada beberapa indikator positif lainnya yang patut dicatat. Partisipasi angkatan kerja di Jakarta meningkat menjadi 65,47 persen, dan jumlah penduduk yang bekerja juga bertambah menjadi 5,18 juta orang. Ini adalah sinyal bahwa roda perekonomian Jakarta terus berputar dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup.
Inflasi Terkendali, Ekonomi Tumbuh
Tak hanya itu, angka inflasi di Jakarta tercatat 3,37 persen (year on year), lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 3,48 persen. Sepanjang tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Jakarta tercatat 5,21 persen, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen. Ini menunjukkan bahwa Jakarta memiliki daya tahan ekonomi yang kuat dan mampu tumbuh di tengah tantangan global.
Apa Artinya Bagi Kantong Anda?