Menghadapi situasi yang nggak menentu ini, pemerintah akhirnya milih buat memperkuat fondasi di dalam negeri sebagai strategi andalan.
Konsumsi domestik pun dipasang jadi motor utama biar momentum ekonomi kita tetap terjaga di tengah ketidakpastian dunia luar.
Airlangga menyebut kalau konsumsi rumah tangga kita itu nyumbang sekitar 54 persen ke total permintaan ekonomi nasional.
Jadi ya wajar saja kalau menjaga daya beli dan bikin masyarakat tetap percaya diri buat belanja jadi prioritas kebijakan yang nggak bisa ditawar.