Pihak Pansus pun aktif menggali informasi terkait tantangan teknis yang dihadapi Perumda dalam menjaga agar air tetap layak dan aman digunakan oleh pelanggan.
“Kalau pengelolaan airnya sudah benar dan berkualitas, tentu manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat sebagai penerima layanan,” tutur Jenal menjelaskan alasannya menginginkan pembahasan yang lebih kompleks.
Kunjungan tersebut juga menjadi momen bagi para legislator untuk mendalami rencana penyesuaian pajak penggunaan air permukaan yang selama ini menjadi poin penting dalam Ranperda.
Mereka ingin memastikan sejauh mana dampak kebijakan kenaikan pajak ini terhadap sektor pelayanan publik dan kontribusi riilnya terhadap kas daerah nantinya.