Kehadiran sang legenda diharapkan bisa jadi bensin tambahan bagi semangat anak-anak agar mereka terinspirasi dari pengalaman panjangnya di dunia sepak bola profesional.
Untuk memanjakan penonton dan peserta yang sedang tidak bertanding, panitia juga menyediakan berbagai booth interaktif yang membuat suasana di lokasi semakin hidup.
Hans Harischandra selaku Presiden Direktur Aksesmu menegaskan bahwa turnamen ini adalah wadah nyata bagi anak-anak untuk mulai memupuk potensi diri.
Dalam keterangan resminya pada Minggu (19/4/2026), Hans menyebut Aksesmu Cup ingin memberi ruang bagi generasi muda agar berani bermimpi besar dan menunjukkan bakat mereka.
Baginya, sepak bola bukan sekadar menang atau kalah, tapi soal membentuk karakter kuat dan rasa kebersamaan yang tidak mudah goyah.
Selain itu, acara ini menjadi jembatan untuk mempererat silaturahmi antara korporasi, karyawan, dan masyarakat luas dengan dukungan penuh dari pihak PSSI.
Ratu Tisha Destria, Wakil Ketua Umum II PSSI, juga memberikan jempol atas inisiatif olahraga usia dini ini.
Menurut Ratu Tisha, langkah seperti ini sangat positif untuk membangun fondasi sepak bola nasional yang sehat dan berkelanjutan bagi masa depan.
Lewat perhelatan Aksesmu Cup 2026, Aksesmu kembali membuktikan komitmen mereka dalam mengawal perkembangan anak muda, baik di lapangan hijau maupun dalam pembentukan disiplin dan kerja keras.