Eventbogor.com – CV itu pintu pertama yang nentuin kamu lanjut ke tahap interview atau langsung dilewat. Kalau mau kesempatan lolos makin besar, pastiin CV kamu bebas dari kesalahan-kesalahan umum yang sering banget dilakukan. Yuk cek satu per satu!
Mengapa penting tahu kesalahan bikin CV?
Recruiter biasanya cuma punya waktu beberapa detik buat lihat CV. Jadi kalau CV kamu bertele-tele atau nggak jelas, kemungkinan besar langsung di-skip. Dengan tahu kesalahan umum ini, kamu bisa bikin CV yang lebih solid dan gampang menarik perhatian.
1. Terlalu panjang dan bertele-tele
Idealnya CV cukup 1–2 halaman. Fokus aja ke pengalaman, skill, dan prestasi yang relevan. Jangan sampai CV jadi kayak buku harian.
2. Desain berlebihan dan susah dibaca
CV yang kreatif boleh, tapi kalau desainnya bikin pusing malah jadi boomerang. Gunakan font standar, layout simpel, dan warna yang nggak norak biar tetap enak dilihat.
3. Tidak menyesuaikan CV dengan posisi yang dilamar
Jangan pakai satu CV untuk semua lowongan. Sesuaikan isi CV dengan job description, termasuk skill dan pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang dituju.
4. Mencantumkan data pribadi berlebihan
Tinggi badan, berat badan, status pernikahan, bahkan agama — itu udah nggak perlu lagi kecuali diminta khusus. Yang penting: nomor aktif dan email profesional.
5. Tidak menuliskan skill dengan jelas
Skill harus konkret. Misalnya bukan cuma “bisa Excel”, tapi “Microsoft Excel (Pivot, VLOOKUP)”. Atau bukan cuma “bisa desain”, tapi “Adobe Photoshop & Figma”.
6. Tidak menyertakan pencapaian konkret
Hindari cuma nulis jobdesk. Tulis pencapaian dengan data, contohnya: “Berhasil meningkatkan penjualan 30% dalam 6 bulan”. Angka bikin CV lebih meyakinkan.
7. Foto yang tidak profesional
Kalau pakai foto, pilih yang rapi, background bersih, dan outfit formal. Jangan pakai selfie atau foto dengan filter berlebihan.
8. Tidak ada ringkasan diri (summary/profile)
Ringkasan singkat di awal CV bisa kasih gambaran siapa kamu dan spesialisasi apa yang kamu punya. Ini bikin recruiter lebih cepat nangkep poin penting.
9. Typo dan kesalahan ejaan
Typo kecil bisa bikin kesan kamu kurang teliti. Selalu cek ulang dan kalau bisa, minta orang lain baca buat memastikan CV rapi dan bebas salah ketik.
10. CV tidak di-update
Banyak orang lupa update CV padahal udah punya skill baru atau pencapaian baru. Selalu refresh CV kamu setiap ada hal baru yang relevan.
Checklist sebelum kirim CV
- Sudah maksimal 1–2 halaman?
- Kontak aktif dan profesional?
- Skill & pencapaian ditulis jelas?
- Layout rapi dan mudah dibaca?
- Sudah bebas typo?
- Isi sesuai job description?
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, CV kamu bakal lebih rapi, relevan, dan gampang bikin recruiter tertarik. Ingat, CV itu bukan sekadar formalitas, tapi kartu nama pertama yang nunjukin siapa kamu dan apa yang bisa kamu tawarkan.