Home News Arab Saudi Tanam 20 Juta Pohon Zaitun di Gurun — Bisa Hasilkan 11.000 Ton Minyak Per Tahun?
News

Arab Saudi Tanam 20 Juta Pohon Zaitun di Gurun — Bisa Hasilkan 11.000 Ton Minyak Per Tahun?

Share
Branches with the fruits of the olive tree olives shot close-up from specific angle during golden hour.
Share

Eventbogor.com – Baru-baru ini muncul berita heboh soal Arab Saudi yang menanam sekitar 20 juta pohon zaitun — terutama di provinsi Al-Jouf — dan klaim kalau kebun-kebun ini bisa menghasilkan ±11.000 ton minyak zaitun setiap tahun. Keren? Iya. Realistis? Sebagian iya, tapi ada juga catatan penting yang harus kita tahu sebelum tepuk tangan bareng.

Apa yang sebenarnya terjadi di Al-Jouf?

Pemerintah dan perusahaan-perusahaan agrikultur di Arab Saudi memang lagi gencar mengembangkan perkebunan zaitun sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi dan ketahanan pangan. Banyak lahan yang sebelumnya kering sekarang didiversifikasi jadi kebun intensif dengan sistem irigasi modern, bibit unggul, dan fasilitas pengolahan (olive mill) skala besar.

Fakta kunci: ada laporan yang menyebut angka penanaman mencapai 20 juta bahkan lebih — tetapi angka ini bisa berbeda tergantung sumber dan rentang waktu yang dilaporkan. Begitu juga soal 11.000 ton minyak; beberapa sumber mendukung angka itu, sementara sumber lain memberi angka sedikit lebih besar atau kecil.

Mengapa bisa tanam zaitun di gurun?

Zaitun tidak serequiring tanaman tropis lain — dia tahan kering relatif baik — tapi yang membuat skala besar ini mungkin adalah kombinasi: irigasi tetes, pemilihan varietas yang adaptif, dan investasi besar pada infrastruktur. Intinya: teknologi + uang = kebun zaitun di tempat yang dulunya bukan area pertanian intensif.

BACA JUGA :  Bogor Tancap Gas: Sekda Minta ASN 'Siaga' Hadapi Agenda Padat & Layani Warga Lebih Cepat

11.000 ton — angka yang valid atau sekadar headline?

Angka 11.000 ton minyak per tahun muncul di beberapa liputan sebagai estimasi produksi untuk area atau fasilitas tertentu. Tapi penting dipahami:

  • Beberapa laporan merujuk ke produksi total provinsi, sementara yang lain merujuk ke output satu perusahaan atau satu pabrik pengolahan.
  • Hasil panen bervariasi tiap tahun tergantung cuaca, umur pohon, dan praktik pertanian.
  • Ada laporan lain yang menyebut angka berbeda (mis. 10.000—18.000 ton) — bukan berarti salah, tapi konteksnya bisa beda.

Dampak lingkungan: ada yang harus dikhawatirkan

Mengubah gurun jadi perkebunan skala besar bukan tanpa konsekuensi. Isu utama yang sering muncul adalah ketersediaan air. Penggunaan air tanah untuk irigasi intensif bisa menekan cadangan air bawah tanah jika tidak dikelola berkelanjutan.

Selain itu, perubahan lahan juga mengubah ekosistem lokal. Jadi meski terlihat hijau dan produktif, ada trade-off lingkungan yang perlu dievaluasi jangka panjang.

Dampak ekonomi & konsumsi: dari impor ke produksi lokal

Produksi zaitun lokal memberi peluang: mengurangi ketergantungan impor, menambah lapangan kerja, dan membuka pasar ekspor jika kualitasnya bagus. Namun, saat ini beberapa laporan masih mencatat Arab Saudi tetap mengimpor sebagian kebutuhan minyak zaitun—produksi baru ini membantu menutup sebagian permintaan domestik.

Kesimpulan: optimis tapi realistis

Intinya, proyek penanaman 20 juta pohon zaitun di Arab Saudi adalah langkah ambisius yang berpotensi mengubah peta produksi minyak zaitun di kawasan itu. Angka 11.000 ton per tahun disebutkan di beberapa sumber dan bisa jadi mewakili satu estimasi realistis, tetapi variasi angka di laporan lain menunjukkan kita harus hati-hati membaca konteks: apakah itu produksi satu pabrik, satu perusahaan, atau total regional?

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

News

Cegah Kekerasan Seksual: Polres Bogor Amankan Pelaku Pencabulan Anak

EventBogor.com – Kabar menggembirakan sekaligus memilukan datang dari Cibinong. Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor berhasil mengamankan seorang pria berinisial MFQ, yang diduga melakukan...

Related Articles
News

Pongkor Bogor: Lebih dari Sekadar Tambang Emas, Merajut Asa Ekonomi Warga

EventBogor.com – Sebut nama Pongkor, ingatan kita mungkin langsung tertuju pada deretan...

News

Tragis di Pagi Buta: Pemotor Tewas Usai Tabrakan dengan TransJakarta di Penjaringan

EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti pagi di Penjaringan, Jakarta Utara. Seorang pengendara...

News

Malam Minggu Aman di Cigudeg: Patroli Gabungan Amankan Miras dan Cegah Kriminalitas

EventBogor.com – Suasana malam di Cigudeg, Bogor, terasa lebih tenang dan aman...

News

Dijual di WA! Jeritan Hati Ibu di Bekasi saat Balitanya Jadi ‘Dagangan’ Rentenir

Bayangkan, Anda seorang ibu. Senyum sang buah hati adalah segalanya. Namun, tiba-tiba,...