EventBogor.com – Kabar gembira datang dari Kota Hujan! Impian warga Bogor untuk memiliki Sekolah Rakyat sendiri selangkah lebih dekat menjadi kenyataan. Pemerintah Kota Bogor, dengan dukungan penuh dari Kementerian Sosial, menargetkan pembangunan sekolah impian ini di kawasan Rancamaya, Bogor Selatan, dapat dimulai pada tahun 2026. Kepastian ini semakin menguat setelah kunjungan penting Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Sosial (Kemensos), Robben Rico, yang langsung meninjau lokasi rencana pembangunan pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kunjungan Sekjen Kemensos ke Bogor bukan sekadar seremoni. Ini adalah langkah krusial untuk memastikan kesiapan lahan dan aspek teknis pembangunan Sekolah Rakyat. Mengapa ini penting? Sekolah Rakyat adalah fasilitas pendidikan yang sangat dibutuhkan, terutama bagi keluarga kurang mampu, yang bertujuan memberikan akses pendidikan berkualitas. Kehadiran fasilitas ini akan berdampak positif bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Bogor.
Kunjungan Penting & Sinyal Hijau dari Kemensos
Kedatangan Sekjen Kemensos, Robben Rico, ke Rancamaya menjadi bukti konkret komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan Sekolah Rakyat. Dalam kunjungannya, Sekjen berdiskusi intensif dengan jajaran Pemerintah Kota Bogor, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi. Diskusi ini membahas berbagai aspek teknis dan memastikan kesiapan lahan yang akan menjadi lokasi berdirinya sekolah. Denny Mulyadi mengungkapkan bahwa kunjungan ini menghasilkan solusi-solusi konstruktif untuk mempercepat proses pembangunan. “Ada kunjungan dari Kementerian Sosial, Pak Sekjen. Ini terkait peninjauan lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat. Barusan sudah berbincang-bincang secara teknis dan Alhamdulillah sudah ada solusi,” ujar Denny kepada awak media.
Kemensos melihat pembangunan Sekolah Rakyat di Bogor sebagai proyek strategis yang membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak. Keterlibatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam kunjungan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah pusat serius dalam memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan memastikan sekolah segera dapat digunakan oleh masyarakat.
Persiapan Lahan & Tantangan yang Dihadapi
Pemerintah Kota Bogor tidak tinggal diam. Mereka telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hektare di kawasan Rancamaya. Namun, sebelum pembangunan fisik dimulai, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Salah satunya adalah pengecekan lanjutan terhadap kondisi dan kultur tanah. Hal ini penting untuk memastikan struktur bangunan sekolah nantinya kokoh dan aman. “Tadi hitungannya 5 hektare. Kami akan cek nanti terkait kultur tanah yang ada di Rancamaya. Mudah-mudahan cepat terwujud dan bisa termanfaatkan oleh masyarakat Kota Bogor,” kata Denny.
Proses pengecekan tanah ini adalah langkah krusial. Kondisi tanah yang baik akan menentukan desain bangunan dan metode konstruksi yang tepat. Selain itu, pematangan lahan juga membutuhkan waktu dan biaya. Pemerintah daerah dan pusat akan bekerja sama untuk memastikan semua proses ini berjalan lancar. Tantangan yang dihadapi tentu saja ada, mulai dari perizinan, pembebasan lahan (jika ada), hingga memastikan ketersediaan anggaran. Namun, dengan komitmen yang kuat, semua tantangan ini diharapkan dapat diatasi.
Target Ambisius & Harapan Masyarakat
Sekjen Kemensos, Robben Rico, mengungkapkan target yang cukup ambisius. Pihaknya berharap proses lelang pembangunan dapat dimulai paling lambat bulan Juni 2026. Bahkan, pekerjaan awal fisik diharapkan dapat dimulai pada tahun yang sama. “Kami akan kejar enam bulan ini supaya tahun depan, bulan Juli, Sekolah Rakyat ini sudah bisa digunakan oleh anak-anak Kota Bogor yang hari ini, sementara ini sekolah di Sekolah Rakyat yang ada di Cibinong, Kabupaten Bogor,” ujar Robben.
Target ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak bagi masyarakat Bogor. Masyarakat tentu sangat berharap agar target ini dapat tercapai. Sekolah Rakyat ini akan menjadi solusi bagi anak-anak yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Cibinong untuk mendapatkan pendidikan. Dengan adanya sekolah di Rancamaya, diharapkan akses pendidikan akan semakin mudah dan merata bagi seluruh warga Kota Bogor.