EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti jagat maya. Isu mengenai penambang emas yang tertimbun di kawasan PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menghebohkan publik. Namun, di tengah simpang siurnya informasi, pihak kepolisian setempat masih berupaya keras untuk mengungkap kebenaran di balik kabar tragis tersebut. Benarkah ada korban jiwa? Apa penyebabnya? Mari kita telusuri lebih dalam.
Kabar mengenai insiden ini pertama kali beredar luas melalui pesan berantai di aplikasi WhatsApp. Pesan tersebut mengklaim adanya peristiwa memilukan yang merenggut nyawa sejumlah penambang. Beberapa versi bahkan menyebutkan jumlah korban mencapai angka yang mencengangkan. Tak hanya itu, informasi lain juga menyebutkan kemungkinan ratusan orang meninggal dunia akibat keracunan gas di dalam lubang tambang. Tentu saja, kabar ini dengan cepat menyebar dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.
Penyelidikan Intensif: Menunggu Konfirmasi Resmi dari PT Antam
Menanggapi kabar tersebut, Polsek Nanggung langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Nanggung, AKP Ucup Supriatna, pihak kepolisian kini berada di lokasi kejadian, bekerja sama dengan perwakilan PT Antam. Tujuan utama mereka adalah untuk memastikan situasi sebenarnya dan mengumpulkan informasi yang akurat.
Namun, proses penyelidikan tidaklah mudah. AKP Ucup menjelaskan bahwa pihaknya masih harus menunggu konfirmasi resmi dari PT Antam. Hal ini disebabkan oleh kondisi di lokasi yang belum memungkinkan untuk dimasuki. “Kita masih menunggu dari antam juga, kita ga bisa masuk ke dalam masih ada asap,” ungkap AKP Ucup saat dihubungi wartawan pada Rabu (14/1/2026). Asap yang dimaksud diduga berasal dari aktivitas di dalam tambang, yang tentu saja dapat membahayakan keselamatan petugas.