EventBogor.com – Minggu cerah di Sukajaya, Bogor, menjadi saksi bisu gelaran penting: seminar parenting yang diinisiasi Yayasan Hidayatul Tajrie melalui SMP IT Al Hidayah. Bukan sekadar pertemuan biasa, acara ini adalah ‘senjata’ bagi para orang tua untuk menghadapi tantangan sekaligus peluang di era digital. Berkolaborasi dengan Edukara Institute, seminar ini hadir dengan tema krusial: “Peran Orang Tua dalam Pembentukan Karakter Anak di Era Digital”.
Kenapa Sekarang? Digitalisasi, Antara Pedang & Pelindung
Bayangkan, dunia anak-anak kita kini seperti lautan informasi tanpa batas. Di satu sisi, ada akses pengetahuan tak terhingga; di sisi lain, ancaman seperti konten negatif dan perundungan online mengintai. Inilah mengapa, peran orang tua bukan lagi sebatas ‘menyekolahkan’, melainkan menjadi ‘nahkoda’ yang membimbing anak melewati badai digital.
Seminar ini bukan sekadar teori. Muhammad Asep Ihsannul, Direktur Edukara Institute, dengan gamblang mengingatkan bahwa kini, anak-anak butuh lebih dari sekadar nasihat. Mereka butuh pendampingan emosional, komunikasi terbuka, dan tentu saja, contoh nyata dari orang tua. Pola asuh yang tepat, menjadi fondasi utama bagi generasi yang tangguh.
Lebih dari Sekadar ‘Gadget Control’: Strategi Jitu Pengasuhan Digital
Lantas, apa saja yang dibahas dalam seminar ini? Tentu saja bukan hanya tentang membatasi penggunaan gawai. Para orang tua dibekali dengan berbagai strategi: memahami karakter anak yang unik, membangun komunikasi efektif, dan menggunakan teknologi secara bijak. Ini bukan tentang ‘memusuhi’ teknologi, melainkan ‘merangkulnya’ dengan cerdas.
Contoh konkret? Mari kita lihat skenario. Seorang anak yang kecanduan game. Alih-alih marah dan menyita gawai, orang tua yang bijak akan mencoba memahami alasan di balik kecanduan tersebut. Mungkin, anak merasa kesepian atau butuh pengakuan. Dengan komunikasi yang baik, orang tua bisa mengalihkan minat anak ke kegiatan lain yang lebih positif.
Apa Artinya Bagi Kantong & Kehidupan Anda? Dampak Nyata Seminar Parenting
Manfaat seminar ini sangat terasa. Bagi orang tua, ini adalah investasi berharga. Dengan bekal pengetahuan dan strategi yang tepat, mereka bisa: mempererat hubungan dengan anak, mengontrol dampak negatif teknologi, serta membentuk karakter anak yang kuat dan positif. Kepala Sekolah SMP IT Al-Hidayah, Encep Hilman, menekankan pentingnya pengawasan orang tua di rumah. Ini adalah kunci. Sementara itu, apresiasi datang dari wali murid, Lilis Saepuloh, yang merasa seminar ini sangat bermanfaat di tengah derasnya arus digitalisasi.
Masa Depan di Tangan Kita: Kesimpulan & Refleksi
Seminar ini bukan akhir, melainkan awal. Awal dari perjalanan panjang para orang tua dalam mendampingi anak-anak mereka. Di era digital, peran orang tua tak lagi pasif. Ia harus aktif, kreatif, dan terus belajar. Mampukah kita, sebagai orang tua, menjadi ‘pahlawan’ di dunia digital bagi anak-anak kita? Jawabannya ada pada kesadaran dan komitmen kita hari ini.