EventBogor.com – Kabar gembira datang dari Desa Dago, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Sebuah proyek infrastruktur yang dinanti-nantikan warga akhirnya terealisasi. Pemerintah Desa Dago, melalui bantuan keuangan infrastruktur desa dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2025, telah berhasil menyelesaikan perbaikan jalan yang sebelumnya menjadi sumber keluhan utama masyarakat. Proyek ini tidak hanya sekadar perbaikan jalan, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup dan memajukan perekonomian desa.
Proyek ini menyasar jalan di Kampung Dago Rabak, yang sebelumnya dikenal sempit dan sulit dilalui, terutama bagi kendaraan roda empat. Kondisi jalan yang buruk ini telah lama menjadi kendala bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari mobilitas warga hingga pengangkutan hasil pertanian. Dengan adanya perbaikan ini, diharapkan aksesibilitas desa akan meningkat secara signifikan, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Transformasi Jalan Dago: Lebih Lebar, Lebih Kuat
Pemerintah Desa Dago tidak main-main dalam merealisasikan proyek infrastruktur ini. Perbaikan jalan dilakukan dengan metode betonisasi, yang dikenal memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan dengan aspal, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem dan beban kendaraan yang berat. Selain itu, proyek ini juga mencakup pembuatan TPT (Tembok Penahan Tanah) sepanjang 180 meter. Kehadiran TPT ini sangat penting untuk menjaga stabilitas jalan, terutama di daerah dengan kontur tanah yang kurang stabil. Dengan adanya TPT, risiko longsor dan kerusakan jalan dapat diminimalisir, sehingga jalan akan lebih awet dan aman bagi pengguna.
Kepala Desa Dago, Muhdom, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terealisasinya proyek ini. “Bantuan keuangan dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2025 kami realisasikan dengan perbaikan jalan dan TPT,” ujarnya, seperti yang dikutip pada Minggu, 12 Oktober 2025. Beliau juga menjelaskan bahwa jalan yang sebelumnya hanya memiliki lebar 2,5 meter dan panjang 459 meter, kini telah diperbaiki secara signifikan. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat Desa Dago.
Keterlibatan Masyarakat dan Penggunaan Teknologi Modern
Salah satu hal yang menarik dari proyek ini adalah keterlibatan aktif masyarakat dalam pengerjaannya. Proyek ini dikerjakan oleh TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Dago, yang melibatkan warga sekitar. Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap infrastruktur yang dibangun. Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan lebih peduli dalam merawat dan menjaga jalan yang telah diperbaiki.
Selain melibatkan masyarakat, proyek ini juga menggunakan teknologi modern untuk memastikan kualitas hasil yang optimal. Tenaga teknis lapangan, Danu ST, menjelaskan bahwa pengerjaan betonisasi menggunakan alat Penggaris Vibrator Beton. Alat ini berfungsi untuk meratakan dan memadatkan beton secara efisien, sehingga menghasilkan jalan yang lebih kuat dan tahan lama. “Jadi alat ini berfungsi untuk meratakan sekaligus untuk memadatkan. Agar beton tersebut bisa tahan lama dan awet,” terang Danu. Penggunaan teknologi ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam membangun infrastruktur yang berkualitas dan berstandar tinggi.
Dampak Positif Bagi Masyarakat dan Perekonomian Desa
Proyek perbaikan jalan ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Desa Dago. Pertama, aksesibilitas desa akan meningkat secara signifikan, memudahkan warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke sekolah, bekerja, atau berbelanja. Kedua, proyek ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan akses jalan yang lebih baik, pengangkutan hasil pertanian dan produk-produk lokal akan menjadi lebih mudah dan efisien, membuka peluang bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Ketiga, proyek ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat akan merasa lebih nyaman dan aman dalam beraktivitas. Muhdom menambahkan, “Diharapkan dengan terbangunnya akses ini, bisa meningkatkan memobilisasi ekonomi masyarakat.”
Perbaikan jalan di Desa Dago adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah bekerja keras untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui perencanaan yang matang, keterlibatan masyarakat, dan penggunaan teknologi modern, proyek ini telah berhasil mengubah wajah Desa Dago menjadi lebih baik. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Bogor untuk terus berupaya meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.