Home News 12 Tahun Menanti! Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Bogor: Aroma & Keajaiban yang Memukau!
News

12 Tahun Menanti! Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Bogor: Aroma & Keajaiban yang Memukau!

Share
Share

EventBogor.com – Kabar gembira datang dari jantung Kota Hujan. Setelah penantian panjang selama 12 tahun, bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) kembali memukau publik dengan mekarnya di Kebun Raya Bogor (KRB). Peristiwa langka ini terjadi pada Jumat, 6 Februari 2026, dini hari, menjadi tontonan spektakuler yang dinantikan banyak orang. Kehadiran bunga raksasa ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga mengingatkan kita akan kekayaan flora Indonesia dan pentingnya konservasi.

Mekarnya bunga bangkai kali ini menjadi sorotan utama, tidak hanya karena keunikannya, tetapi juga karena frekuensinya yang jarang. Bunga ini dikenal dengan ukurannya yang sangat besar dan aroma khasnya yang, meski kurang sedap, menarik perhatian banyak orang. Lalu, apa yang membuat mekarnya bunga ini begitu istimewa? Bagaimana prosesnya terjadi, dan mengapa hal ini penting bagi kita?

Momen Langka: Sang Raksasa Bangun dari Tidur Panjang

Pukul 02.15 WIB, dini hari yang sunyi di Kebun Raya Bogor berubah menjadi saksi bisu keajaiban alam. Bunga bangkai raksasa, yang juga dikenal sebagai bunga Titan, mekar sempurna dengan tinggi mencapai 1,40 meter dan diameter spadix sekitar 56 sentimeter. Penampakan yang luar biasa ini tentu saja menjadi momen yang sangat dinantikan, terutama oleh para peneliti dan pengelola kebun raya.

BACA JUGA :  Atap Sekolah Ambruk Diterjang Badai! Bupati Bogor Turun Tangan, Siswa Trauma Healing

Zaenal Arifin, General Manager Corporate Communication PT Mitra Natura Raya, mitra pengelola Kebun Raya Bogor, mengungkapkan kegembiraannya. “Alhamdulillah, bunga bangkai telah mekar sempurna. Ini adalah peristiwa yang sangat langka dan membanggakan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa umbi yang sama terakhir kali berbunga pada tahun 2014, sehingga mekarnya kali ini menjadi penantian yang cukup panjang.

Proses mekarnya bunga bangkai bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba. Tanda-tanda awal mekarnya bunga ini telah terpantau sejak 25 Januari 2026. Sejak saat itu, para peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama tim pengelola Kebun Raya Bogor melakukan pemantauan dan perawatan intensif untuk memastikan bunga dapat mekar dengan sempurna.

Konservasi: Upaya Jangka Panjang untuk Melestarikan Keajaiban Alam

Mekarnya bunga bangkai raksasa di Kebun Raya Bogor adalah hasil dari upaya konservasi jangka panjang. Zaenal Arifin memberikan apresiasi tinggi kepada para peneliti BRIN yang telah konsisten melakukan konservasi Amorphophallus titanum sejak pertama kali ditanam di Kebun Raya Bogor pada tahun 1992. “Kurang lebih selama 35 tahun, umbi Amorphophallus titanum di Kebun Raya Bogor dapat tumbuh dan terkonservasi dengan baik,” jelasnya.

Konservasi ini sangat penting karena bunga bangkai adalah spesies yang langka dan terancam punah di habitat aslinya. Upaya konservasi di kebun raya membantu menjaga kelangsungan hidup spesies ini serta memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengagumi keindahan dan keunikan bunga tersebut.

BACA JUGA :  Bogor Siap Tancap Gas! Bupati Rudy Susmanto Hadiri Rapat Penting di Jakarta

Penyerbukan: Langkah Penting dalam Siklus Hidup Bunga Bangkai

Setelah bunga mekar sempurna, langkah selanjutnya adalah penyerbukan. Peneliti BRIN melakukan proses penyerbukan pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB, tidak lama setelah bunga mencapai puncaknya. Tujuan dari penyerbukan ini adalah untuk mendukung proses reproduksi tanaman.

Proses penyerbukan pada bunga bangkai memerlukan keahlian khusus dan dilakukan dengan sangat hati-hati. Setelah penyerbukan, bunga bangkai diperkirakan hanya akan bertahan sekitar dua hari sebelum akhirnya layu. Oleh karena itu, momen mekarnya bunga ini adalah waktu yang sangat berharga dan patut diabadikan.

Dampak Positif: Antusiasme Masyarakat Meningkat

Mekarnya bunga bangkai raksasa tidak hanya menjadi berita baik bagi para peneliti dan pengelola kebun raya, tetapi juga bagi masyarakat luas. Informasi mengenai mekarnya bunga ini dengan cepat menyebar melalui media sosial resmi Kebun Raya Bogor, dan respons yang diterima sangat positif.

Antusiasme masyarakat meningkat signifikan. Banyak pengunjung yang berbondong-bondong datang ke Kebun Raya Bogor untuk menyaksikan langsung keajaiban alam ini. Hal ini menunjukkan betapa besar minat masyarakat terhadap kekayaan flora Indonesia dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Mekarnya bunga bangkai di Kebun Raya Bogor adalah pengingat bahwa alam selalu memiliki kejutan yang menakjubkan. Peristiwa ini juga menjadi bukti nyata bahwa upaya konservasi sangat penting untuk menjaga keanekaragaman hayati dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Share
Written by
Haidar Ali Asgari

Nggak banyak gaya, yang penting banyak cerita Lagi suka explore tempat baru + dengerin lagu lama Biar hidup ada soundtrack-nya

Explore more

News

Atap Roboh, SDN Nangela Bogor Prioritaskan Perbaikan: Kapan Siswa Bisa Belajar Nyaman Lagi?

EventBogor.com – Kabar duka datang dari dunia pendidikan Kabupaten Bogor. Atap ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nangela di Kecamatan Nanggung roboh pada...

Related Articles
News

Istigosah Kebangsaan: Bupati Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kedamaian

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk dinamika sosial dan politik, Kabupaten Bogor...

News

Nyawa Melayang di Bekasi: Tawuran Maut Ungkap Luka Mendalam Kota Metropolitan

EventBogor.com – Kabar duka menyelimuti Bekasi. Tawuran antar kelompok remaja kembali merenggut...

News

RSUD Bakti Pajajaran Bogor: Tingkatkan Pelayanan, Raih Kepercayaan Masyarakat

EventBogor.com – Di tengah hiruk pikuk kota, kabar baik datang dari jantung...

News

Drum Berujung Konflik: Oknum Pengacara vs Tetangga di Jakarta Barat

EventBogor.com – Jakarta Barat kembali diwarnai drama. Kali ini, perselisihan antar tetangga...