EventBogor.com – Kamis (22/8) kemarin, semangat kemerdekaan tak hanya berkibar di tiang bendera. Di Sukaraja, Kabupaten Bogor, peringatan HUT ke-80 RI menjadi panggung bagi Bupati Rudy Susmanto untuk ‘turun gunung’, mendekatkan pelayanan publik langsung kepada masyarakat. Bukan sekadar seremoni, tapi wujud nyata komitmen membangun Bogor yang lebih baik.
Pelayanan Publik: Bukan Impian, Tapi Kenyataan
Bayangkan Anda tak perlu lagi jauh-jauh mengurus dokumen kependudukan. Atau, anak-anak bisa ceria mengikuti sunatan massal gratis. Itulah gambaran kegiatan yang digelar di Sukaraja. Gerakan Pangan Murah, pelayanan kesehatan, hingga gerai UMKM, semua hadir, menyentuh langsung kebutuhan warga. Ini bukan lagi janji manis, tapi bukti nyata Pemkab Bogor hadir di tengah-tengah masyarakat.
Hadirnya Wakil Bupati, Sekda, serta jajaran Forkopimda menunjukkan keseriusan Pemkab. Ini adalah sinyal kuat bahwa pelayanan publik yang mudah diakses dan berkualitas adalah prioritas utama. Bupati Rudy Susmanto sendiri turun langsung, memastikan semuanya berjalan lancar, sekaligus menyapa dan berinteraksi dengan warganya.
Nikah Gratis dan Isbat Nikah: Mewujudkan Impian
Sorak sorai bahagia menggema di Sukaraja. Sebanyak 27 pasangan suami istri mengikuti program nikah gratis dan isbat nikah. Momen istimewa ini bukan hanya soal mengesahkan ikatan suci, tapi juga meringankan beban finansial masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya, memberikan dukungan di saat yang membahagiakan.
Rudy Susmanto menegaskan, kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin di tahun 2026. Artinya, pelayanan seperti ini akan lebih sering dinikmati masyarakat di berbagai wilayah Bogor. Ini bukan sekadar acara, melainkan investasi jangka panjang untuk kesejahteraan warga. Masyarakat tak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga bagian dari pembangunan.
Semangat Kemerdekaan: Energi untuk Perubahan
Antusiasme warga Sukaraja, bahkan di seluruh Kabupaten Bogor, begitu membara. Semangat kemerdekaan menjadi pemicu energi positif untuk perubahan. Bupati Rudy Susmanto mengakui, semangat tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Perayaan lebih semarak, hingga ke tingkat desa. Ini adalah modal sosial yang luar biasa untuk membangun Bogor yang lebih maju.
Bupati menegaskan komitmennya: Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen, dari pemerintah desa hingga stakeholder lain, untuk bersinergi. Membangun Bogor bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.
Pelayanan publik yang mudah diakses, program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, dan semangat gotong royong, adalah fondasi kokoh untuk masa depan Bogor. Semoga, semangat HUT RI terus membara, membawa perubahan positif bagi seluruh warga Bogor.