EventBogor.com – Gemuruh takbir menggema di Bojonggede. Ribuan warga tumpah ruah di jalanan, bukan untuk demonstrasi, melainkan pawai. Pawai Ta’aruf, sebagai pembuka gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH), kembali digelar. Sebuah momen penting, bukan hanya seremoni, tapi juga pengingat nilai-nilai luhur di tengah arus modernisasi.
Bayangkan, Anda berdiri di pinggir jalan, menyaksikan barisan demi barisan peserta pawai. Anak-anak berseragam rapi, remaja dengan semangat membara, hingga orang tua yang khusyuk melantunkan sholawat. Ini bukan sekadar parade. Ini adalah manifestasi kecintaan pada Al-Qur’an dan Rasulullah SAW yang membara di hati masyarakat Bojonggede.
Kenapa Ini Penting Sekarang?
Di era digital, di mana informasi melesat cepat dan godaan duniawi semakin kuat, kegiatan seperti ini menjadi oase. Ia mengingatkan kita akan akar budaya yang kuat, nilai-nilai agama yang tak lekang oleh waktu. Ini adalah benteng pertahanan dari gempuran nilai-nilai asing yang bisa menggerus identitas kita sebagai masyarakat yang beriman.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, yang mewakili Bupati Bogor, dengan tepat menyuarakan pentingnya menjaga budaya Qur’ani di tengah tantangan zaman. Silaturahmi terjalin, kebersamaan menguat. Sebuah modal sosial yang tak ternilai harganya.