Eventbogor.com - Pada Sabtu, 6 September 2025, data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui sistem SiPongi menunjukkan adanya 1.134 titik panas atau hotspot di Indonesia dalam 24 jam terakhir. Angka ini turun sekitar 289 titik dibandingkan periode sebelumnya, tapi tetap jadi perhatian serius.
Dari total 1.134 titik panas, tercatat:
Provinsi yang paling banyak terdampak adalah Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan 524 titik panas. Selain itu, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan Timur juga tercatat memiliki jumlah titik panas signifikan.
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bisa berdampak besar, mulai dari kualitas udara, kesehatan masyarakat, hingga kerusakan lingkungan. Makanya, masyarakat diimbau tetap waspada, menghindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran, dan segera melaporkan kejadian karhutla ke pihak berwenang.
Kalau mau cek update terbaru tentang titik panas, bisa langsung ke situs resmi SiPongi. Ini penting banget buat kita yang pengin stay safe dan aware sama kondisi lingkungan sekitar.