Sejumlah 15 calon murid Sekolah Rakyat dari Kecamatan Leuwiliang mengikuti pembekalan intensif di aula kantor kecamatan pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kegiatan ini menandai tahapan akhir sebelum para peserta memulai pendidikan di Sekolah Rakyat yang dikelola Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Acara dihadiri oleh calon murid bersama orang tua atau wali, Sekretaris Camat Leuwiliang Ucu Sunarya, aparat Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan, serta panitia pelaksana.
Kelima belas peserta akan ditempatkan di Sekolah Rakyat Terintegrasi Jasinga, Tagana Center Hambalang, Cibinong, dan Kota Bogor.
Penempatan didasarkan hasil seleksi dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial.
"Kesempatan mengikuti Program Sekolah Rakyat merupakan amanah dari pemerintah. Karena itu, anak‑anak harus memiliki tekad yang kuat dan komitmen untuk menyelesaikan pendidikan hingga lulus," ujar Siti Mariyana.
Ia menekankan pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Ucu Sunarya menilai bahwa kesempatan menjadi siswa Sekolah Rakyat adalah peluang langka yang harus dimanfaatkan secara maksimal.
"Manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Belajarlah dengan sungguh‑sungguh, jaga kedisiplinan, patuhi tata tertib, dan bangun karakter yang baik selama menjalani pendidikan di lingkungan asrama," kata Ucu Sunarya.
Ia juga mengajak orang tua untuk terus memberikan dukungan moral dan materi kepada putra‑putrinya.
Program ini merupakan wujud sinergi antara Kementerian Sosial dan pemerintah daerah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak‑anak dari keluarga membutuhkan.