Eventbogor.com - Pada 8 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik 25 pejabat baru di Istana Negara, Jakarta. Pelantikan ini bukan cuma formalitas, tapi jadi momen penting karena melibatkan pejabat di posisi strategis: mulai dari wakil menteri, kepala badan, anggota dewan komisioner, sampai gubernur Papua. Semua diikat dengan Keputusan Presiden (Keppres) dan diakhiri dengan sumpah jabatan.
Setiap kali ada pejabat baru, otomatis bisa ngubah arah kebijakan negara. Misalnya di sektor BUMN, perbankan, bahkan pembangunan Papua. Jadi, pelantikan ini bukan cuma “ganti orang”, tapi juga berpotensi bawa warna baru di pemerintahan.
Semua pejabat baru ini diangkat lewat Keppres, di antaranya:
Badan Pengaturan BUMN bisa bawa gebrakan soal restrukturisasi BUMN. LPS berhubungan langsung sama stabilitas perbankan dan keuangan rakyat. Sementara Komite Otsus Papua jadi kunci buat akselerasi pembangunan di Papua. Dengan pejabat baru, arah kebijakan di tiga sektor ini bisa jadi lebih segar atau malah makin ketat.
Beberapa media nyebut jumlah yang dilantik itu 25 pejabat, ada juga yang bilang 34 karena termasuk duta besar. Tapi yang jelas, gelombang pelantikan ini cukup besar dan strategis, nunjukin fokus pemerintahan Prabowo di tiga hal: ekonomi, stabilitas keuangan, dan Papua.
Pelantikan 25 pejabat baru ini bukan sekadar acara seremonial. Ada wajah-wajah baru di posisi penting yang bisa mengubah kebijakan BUMN, menjaga sistem perbankan, dan mempercepat pembangunan Papua. Jadi, layak banget buat dipantau kelanjutannya.