Eventbogor.com - Konflik agraria di wilayah Kecamatan Cigombong dan Cijeruk kembali mencuri perhatian publik menyusul tuntutan masyarakat dan petani penggarap terhadap penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan milik PT Bahana Sukma Sejahtera.
Eventbogor.com - Dalam konteks penyelesaian sengketa lahan ini, isu intimidasi terhadap kepala desa oleh Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau yang dikenal sebagai Jaro Ade mencuat ke permukaan.
Eventbogor.com - Jaro Ade membantah keras tuduhan tersebut dan menegaskan bahwa komunikasinya dengan para kepala desa, camat, dan jajaran pemerintah daerah dilakukan untuk melindungi kepentingan masyarakat.
Eventbogor.com - Ia menekankan bahwa tidak pernah ada upaya intervensi atau tekanan terhadap aparatur desa demi kepentingan PT BSS.
Eventbogor.com - Penyelesaian konflik agraria harus dilandasi prinsip keadilan dan perlindungan terhadap hak-hak warga yang telah lama bermukim di lokasi sengketa.
Eventbogor.com - Jaro Ade menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal secara turun-temurun harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan terkait lahan.
Eventbogor.com - Menurutnya, persoalan ini bukan semata urusan legalitas dokumen, melainkan menyangkut kehidupan ribuan warga yang bergantung pada lahan tersebut.
Eventbogor.com - Banyak dari mereka telah menghuni dan menggarap lahan selama puluhan tahun sebagai sumber penghidupan.
Eventbogor.com - Keresahan warga terkait status kepemilikan tanah telah lama disampaikan dalam berbagai forum resmi, termasuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di wilayah Cigombong dan Cijeruk.
Eventbogor.com - Pemerintah daerah, kata Jaro Ade, memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan masyarakat tidak menjadi korban dalam proses penyelesaian sengketa ini.
Eventbogor.com - Ia menyoroti adanya perbedaan mendasar antara petani lokal yang menggarap lahan untuk kebutuhan hidup dengan pihak-pihak yang menguasai lahan secara besar-besaran untuk kepentingan investasi.
Eventbogor.com - Oleh karena itu, penyelesaian harus proporsional dan tidak mengorbankan hak-hak masyarakat adat dan petani penggarap.
Eventbogor.com - Dalam sejumlah pertemuan antara Pemkab Bogor dan PT BSS, telah muncul komitmen untuk memberikan kepastian hukum bagi warga yang bermukim secara turun-temurun.
Eventbogor.com - Salah satu opsi yang sedang dikaji adalah mengeluarkan kawasan permukiman dari area yang masuk dalam klaim perusahaan.
Eventbogor.com - Di Desa Tugujaya, sekitar 150 kepala keluarga berpotensi mendapatkan kepastian hukum atas lahan tempat tinggal mereka.
Eventbogor.com - Langkah ini diharapkan menjadi bagian dari solusi jangka panjang yang berkeadilan.
Eventbogor.com - Jaro Ade menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal proses ini agar tidak menimbulkan keresahan sosial yang lebih luas.
Eventbogor.com - Ia berharap semua pihak dapat menjaga komunikasi yang terbuka dan konstruktif demi kepentingan masyarakat luas.
Eventbogor.com - “Saya tidak pernah melakukan intervensi maupun intimidasi,” tegas Jaro Ade, Senin (8/6/2026).
Eventbogor.com - “Yang saya sampaikan adalah bagaimana kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama terkait rumah dan tanah yang sudah mereka tempati secara turun-temurun,” lanjutnya.
Eventbogor.com - Pernyataan ini menjadi penegasan sikap resmi dari Wakil Bupati Bogor dalam menanggapi dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Eventbogor.com - Pemkab Bogor terus mendorong penyelesaian konflik agraria melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Eventbogor.com - Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas sosial dan hukum di wilayah Kabupaten Bogor.
Eventbogor.com - Ke depan, penyelesaian sengketa lahan diharapkan dapat menjadi contoh penanganan konflik agraria yang berbasis pada keadilan dan kepastian hukum.
Tinggalkan Komentar