Eventbogor.com – Sebelum bahas daftar negaranya, yuk pahami dulu istilahnya. Rasio utang terhadap PDB nunjukin seberapa besar beban utang pemerintah dibanding ukuran ekonomi negaranya. Jadi bukan cuma soal jumlah utang, tapi seberapa “berat” beban itu dibanding kemampuan ekonomi mereka. Semakin tinggi rasionya, makin besar tekanan finansial yang bisa dirasakan.
Daftar Negara dengan Hutang Tertinggi (Rasio Utang terhadap PDB)
Berikut ini 10 negara dengan rasio utang terhadap PDB tertinggi di dunia menurut data terbaru tahun 2025. Angka bisa berubah seiring waktu, tapi urutan ini cukup menggambarkan posisi global saat ini.
1. Sudan — ±252%
Sudan masih jadi negara dengan rasio utang tertinggi di dunia. Konflik internal dan ekonomi yang melemah bikin beban utang negara ini makin berat.
2. Jepang — ±235%
Meski jadi negara maju, Jepang punya utang besar akibat kebijakan fiskal jangka panjang dan populasi yang menua. Untungnya, sebagian besar utangnya dimiliki oleh warga negaranya sendiri, jadi risikonya lebih terkontrol.
3. Singapura — ±175%
Banyak yang kaget lihat angka ini, tapi perlu dicatat: rasio tinggi Singapura lebih karena cara pencatatan fiskalnya. Secara ekonomi, negara ini tetap stabil dan kuat.
4. Yunani — ±142%
Masih belum sepenuhnya pulih dari krisis utang di era Eurozone dulu. Pemerintah Yunani terus berusaha menyeimbangkan fiskalnya, tapi beban lama masih terasa.
5. Bahrain — ±141%
Negara kecil ini punya ekonomi yang sangat bergantung pada minyak. Ketika harga minyak turun, pendapatan negara ikut menurun, sementara pengeluaran tetap tinggi.
6. Maladewa — ±141%
Ekonomi yang sangat tergantung pada pariwisata bikin Maladewa rentan terhadap krisis global. Pandemi kemarin bikin utangnya naik drastis.
7. Italia — ±137%
Sebagai salah satu ekonomi besar Eropa, Italia sudah lama berjuang menurunkan utangnya. Kombinasi pertumbuhan rendah dan pengeluaran publik tinggi bikin rasio tetap tinggi.
8. Amerika Serikat — ±123%
AS punya ekonomi terbesar di dunia, tapi juga salah satu utang terbesar. Selama dolar masih jadi mata uang global, mereka punya ruang lebih luas untuk mengelola utangnya.
9. Prancis — ±116%
Sama seperti Italia, Prancis punya sistem sosial besar dan pengeluaran publik tinggi. Pemerintahnya terus berusaha menyeimbangkan antara pertumbuhan ekonomi dan pengendalian utang.
10. Kanada — ±113%
Kanada mengalami peningkatan utang beberapa tahun terakhir karena kebijakan fiskal untuk menopang masyarakat saat pandemi dan memperkuat infrastruktur nasional.
Apa Artinya Buat Kita?
Buat kamu yang sering lihat berita ekonomi, angka-angka ini mungkin kelihatan jauh, tapi dampaknya nyata. Negara dengan utang tinggi bisa aja ngurangin belanja publik, naikin pajak, atau bahkan devaluasi mata uangnya. Tapi kalau dikelola dengan baik, utang juga bisa jadi alat buat dorong pertumbuhan ekonomi — tergantung gimana pemerintah pakainya.
Kesimpulan
Rasio utang terhadap PDB bukan sekadar angka, tapi cerminan keseimbangan antara utang dan kemampuan ekonomi negara buat bayar. Negara maju kayak Jepang atau AS bisa punya rasio tinggi tanpa langsung krisis, karena punya fondasi ekonomi kuat. Tapi buat negara berkembang, angka tinggi bisa jadi peringatan serius.
Intinya, utang negara itu kayak pisau bermata dua — bisa bantu ekonomi tumbuh, tapi juga bisa bahaya kalau gak dikontrol dengan bijak.