Untuk memperlancar proses pembersihan, DLH juga menyiapkan ribuan peralatan pendukung. Tercatat ada 1.369 cangkrang atau garpu penggaruk sampah, 1.235 cangkul, 1.329 sapu, serta 7.836 plastik sampah yang siap digunakan. Peralatan ini akan didistribusikan ke lokasi-lokasi yang membutuhkan untuk memastikan proses pembersihan berjalan efektif.
Pola Penanganan Khusus Selama Musim Penghujan
Selain mengerahkan personel dan armada, DLH juga menerapkan pola penanganan khusus selama musim penghujan. Salah satu langkah penting adalah menyiagakan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir. UPSBA akan mengoptimalkan 29 unit saringan sampah otomatis untuk mencegah sampah masuk ke saluran air dan sungai.
Langkah-langkah yang diambil oleh DLH DKI Jakarta ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menangani masalah sampah dan dampak buruk banjir. Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan Jakarta dapat melewati musim hujan dengan lebih aman dan nyaman bagi seluruh warganya.