EventBogor.com – Jakarta bersiap menyambut lonjakan penumpang kereta api yang diprediksi akan terjadi selama libur panjang Isra Miraj pada 15-18 Januari 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta (KAI Daop 1 Jakarta) telah mengambil langkah antisipatif dengan menyediakan lebih dari 158 ribu tempat duduk. Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran perjalanan para pelanggan yang akan memanfaatkan momen libur untuk bepergian.
Keputusan KAI Daop 1 Jakarta ini tentu saja sangat penting mengingat tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan selama libur panjang. Libur Isra Miraj seringkali menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk berlibur atau pulang kampung, sehingga peningkatan jumlah penumpang kereta api menjadi hal yang tak terhindarkan. Dengan menyediakan kapasitas yang memadai, KAI berupaya untuk menghindari penumpukan penumpang dan memastikan semua orang bisa mendapatkan tiket dengan mudah.
Kapasitas Tempat Duduk Capai 158 Ribu: Upaya KAI Penuhi Kebutuhan Penumpang
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa ketersediaan tempat duduk selama periode libur Isra Miraj mencapai angka yang signifikan. Dengan rata-rata sekitar 39 ribu tempat duduk per hari, KAI optimis dapat mengakomodasi seluruh penumpang yang akan melakukan perjalanan. Masyarakat diimbau untuk tidak khawatir kehabisan tiket, karena KAI telah menyiapkan segalanya untuk melayani kebutuhan perjalanan.
Franoto juga mengungkapkan bahwa tingkat keterisian tempat duduk (okupansi) kumulatif pada periode 15-18 Januari 2026 telah mencapai 46 persen. Pada tanggal 15 Januari, okupansi tercatat mencapai 79 persen, disusul 58 persen pada 16 Januari. Sementara itu, pada tanggal 17 dan 18 Januari, okupansi masih berada di kisaran 30 persen. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak ketersediaan tempat duduk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang belum memesan tiket.
77 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh: Pilihan Rute yang Beragam
Untuk melayani kebutuhan perjalanan pelanggan, KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 77 perjalanan kereta api jarak jauh setiap harinya dari wilayah Daop 1 Jakarta. Rinciannya, terdapat 34 perjalanan yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan 34 perjalanan dari Stasiun Gambir. Selain itu, KAI juga menyediakan 9 perjalanan kereta api tambahan yang berangkat dari Stasiun Gambir untuk mengakomodasi lonjakan permintaan.
Dengan banyaknya pilihan perjalanan yang tersedia, penumpang memiliki fleksibilitas dalam memilih rute dan jadwal yang sesuai dengan kebutuhan mereka. KAI juga terus berupaya meningkatkan pelayanan, termasuk menyediakan fasilitas yang nyaman dan aman selama perjalanan.
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit: Daftar Kota Tujuan Populer
Franoto menyebutkan beberapa tujuan favorit para pelanggan selama periode libur Isra Miraj. Yogyakarta menjadi tujuan paling populer dengan perkiraan sekitar 18 ribu pelanggan. Selain itu, Semarang menjadi tujuan berikutnya dengan 6 ribu pelanggan, disusul Surabaya dengan 5 ribu pelanggan, Bandung dengan 5 ribu pelanggan, dan Purwokerto dengan 4 ribu pelanggan.
Tingginya minat masyarakat untuk mengunjungi kota-kota tersebut menunjukkan bahwa libur Isra Miraj menjadi momen yang tepat untuk berwisata atau bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. KAI berkomitmen untuk memastikan perjalanan para pelanggan berjalan lancar dan menyenangkan, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.
Keselamatan dan Kenyamanan: Prioritas Utama KAI
Franoto menegaskan bahwa KAI selalu mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan. Berbagai langkah telah disiapkan untuk memastikan perjalanan kereta api berjalan sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini termasuk pengecekan rutin terhadap kondisi kereta api, pengawasan terhadap keamanan stasiun, serta penyediaan fasilitas yang memadai bagi para penumpang.
Dengan persiapan yang matang dan komitmen yang tinggi terhadap pelayanan, KAI Daop 1 Jakarta siap melayani kebutuhan perjalanan masyarakat selama libur Isra Miraj 2026. Masyarakat diimbau untuk memesan tiket jauh-jauh hari untuk memastikan ketersediaan tempat duduk, serta selalu mengikuti informasi terbaru dari KAI terkait jadwal dan aturan perjalanan.