EventBogor.com – Libur panjang akhir pekan kembali tiba, dan bagi warga Bogor serta para pelancong yang berencana menikmati keindahan Puncak, persiapan matang telah dilakukan. Polres Bogor, dengan sigap, kembali menggandeng Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas) untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas selama periode long weekend yang dimulai pada Jumat, 16 Januari, hingga Minggu, 18 Januari. Keputusan ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah antisipasi krusial mengingat tingginya potensi kemacetan di kawasan wisata favorit ini.
Keputusan Polres Bogor untuk kembali melibatkan Supeltas dalam pengamanan lalu lintas selama long weekend bukanlah tanpa alasan. Kawasan Puncak, yang menjadi magnet bagi wisatawan, kerap kali menjadi titik kemacetan utama. Dengan adanya Supeltas, diharapkan arus lalu lintas dapat diatur lebih efektif, terutama di titik-titik krusial. Namun, ada aspek lain yang tak kalah penting untuk diperhatikan, yaitu faktor cuaca. Musim hujan yang tengah melanda menjadi tantangan tersendiri bagi para petugas di lapangan.
Supeltas: Garda Terdepan Pengatur Lalu Lintas di Tengah Guyuran Hujan
AKBP Wikha Ardilestanto, Kapolres Bogor, menjelaskan bahwa keterlibatan Supeltas kali ini akan dilengkapi dengan persiapan khusus. “Sama kayak kemarin. Kita berdayakan Supeltas juga nanti,” ungkap AKBP Wikha saat ditemui di Pakansari pada Kamis, 15 Januari 2026. Penekanan pada ‘sama kayak kemarin’ mengisyaratkan bahwa koordinasi dan pengalaman dari pengamanan long weekend sebelumnya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan. Pengalaman tersebut, tentu saja, telah memberikan gambaran jelas mengenai tantangan dan kebutuhan yang ada di lapangan. Akan tetapi, ada yang lebih istimewa kali ini, yaitu kesiapan menghadapi cuaca ekstrem.
Memahami bahwa saat ini adalah musim hujan, Polres Bogor mengambil langkah proaktif dengan menyediakan perlengkapan tambahan bagi para Supeltas. “Kita juga masih mau berdayakan teman-teman Supeltas. Ini musim hujan, rencana besok akan Supeltas kita tambah dengan perlengkapan jas hujan,” tutur AKBP Wikha. Keputusan ini menunjukkan komitmen Polres Bogor dalam memberikan perlindungan maksimal bagi para relawan yang bertugas di lapangan. Jas hujan, sebagai perlengkapan utama, akan membantu Supeltas tetap dapat menjalankan tugasnya dengan baik meskipun diterpa hujan. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan memastikan mereka tetap fokus dalam mengatur lalu lintas.
One Way: Solusi Jitu Mengurai Kemacetan dengan Evaluasi Dinamis
Selain melibatkan Supeltas dan menyediakan perlengkapan tambahan, Polres Bogor juga akan menerapkan sistem satu arah atau *one way* sebagai salah satu strategi untuk mengurai kemacetan. Penerapan *one way* ini akan dilakukan berdasarkan perhitungan volume kendaraan yang masuk ke kawasan Puncak. Dengan kata lain, keputusan untuk memberlakukan *one way* akan bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. Pendekatan ini memungkinkan petugas untuk merespons dengan cepat perubahan situasi lalu lintas, sehingga kemacetan dapat diatasi secara lebih efektif. Evaluasi berkala terhadap efektivitas *one way* juga akan dilakukan untuk memastikan strategi ini memberikan dampak positif bagi kelancaran arus lalu lintas.
AKBP Wikha Ardilestanto juga mengingatkan para pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaan selama liburan. “Kemudian curah hujannya juga cukup tinggi. Durasinya panjang hujannya. Jadi silakan berhati-hati apabila dalam perjalanan terutama melewati daerah-daerah yang rawan longsor,” pungkasnya. Imbauan ini sangat penting mengingat potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti longsor dan banjir. Pengunjung diharapkan selalu memantau kondisi cuaca, mempersiapkan diri dengan baik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Keselamatan adalah yang utama, dan dengan kewaspadaan yang tinggi, liburan yang menyenangkan dan aman dapat terwujud.