Home News Gibran ‘Keroyok’ Stunting: Bogor Siap Turunkan Angka, Kader Posyandu Jadi Kunci!
News

Gibran ‘Keroyok’ Stunting: Bogor Siap Turunkan Angka, Kader Posyandu Jadi Kunci!

Share
Share

EventBogor.com – Jakarta, gemuruh semangat membara di Ruang Auditorium Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, saat Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Acara yang dihelat oleh Kementerian Kesehatan RI ini menjadi momentum penting untuk mempertegas komitmen seluruh elemen bangsa dalam upaya menekan angka stunting, demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Rakornas ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung bagi para pemimpin daerah untuk berkolaborasi dan menyusun strategi jitu dalam menghadapi tantangan stunting. Gibran, dengan nada tegas namun penuh semangat, menggarisbawahi urgensi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menekankan bahwa penurunan stunting adalah program prioritas utama Presiden, yang harus ditangani secara bersama-sama, dengan pendekatan yang solid dan terpadu.

Sinergi Pusat-Daerah: Kunci Sukses Tekan Angka Stunting

Pernyataan Gibran bukan isapan jempol belaka. Ia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras menekan angka prevalensi stunting secara nasional. Data terbaru tahun 2024 menunjukkan hasil menggembirakan, angka stunting berhasil diturunkan menjadi 19,8 persen, melampaui target proyeksi 20,1 persen. Pencapaian ini setara dengan penurunan jumlah anak stunting sebanyak 357 ribu anak, yang juga diiringi dengan penurunan angka wasting (gizi buruk), overweight (kelebihan berat badan), serta anemia pada ibu hamil. Ini adalah bukti nyata kerja keras bersama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kader posyandu, hingga anggota PKK.

BACA JUGA :  China Wajibkan Influencer Punya Ijazah untuk Bahas Topik Profesional

Keberhasilan ini menjadi pelecut semangat untuk terus berjuang. Namun, tantangan ke depan masih sangat besar. Pemerintah menargetkan angka stunting nasional turun drastis menjadi 14,2 persen pada tahun 2029. Target yang ambisius ini membutuhkan upaya yang lebih keras, strategi yang lebih efektif, dan kerjasama yang lebih erat lagi.

Jawa Barat: Contoh Nyata Penurunan Stunting Signifikan

Dalam Rakornas tersebut, Gibran menyoroti Jawa Barat sebagai salah satu provinsi yang berhasil mencatatkan penurunan angka stunting paling signifikan, yaitu sebesar 5,8 persen. Ini adalah bukti nyata bahwa upaya yang terarah dan terencana dapat membuahkan hasil yang membanggakan. Keberhasilan Jawa Barat menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan stunting.

Tak hanya Jawa Barat, Gibran juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Klungkung, Bali, yang berhasil menurunkan angka stunting dari 19,4 persen pada tahun 2021 menjadi 5,1 persen pada tahun 2024. Prestasi luar biasa ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi lintas sektor dan penguatan peran kader di lapangan dapat memberikan dampak yang sangat besar. Gibran berharap praktik baik seperti ini dapat direplikasi di seluruh daerah di Indonesia.

Kader Posyandu: Ujung Tombak Penanganan Stunting

Gibran memberikan perhatian khusus kepada kader posyandu, yang disebutnya sebagai ujung tombak penanganan stunting di lapangan. Kader posyandu adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu hamil dan anak-anak. Mereka memiliki peran vital dalam melakukan deteksi dini, memberikan edukasi, serta memantau tumbuh kembang anak-anak. Oleh karena itu, Gibran mendorong adanya peningkatan insentif bagi kader posyandu sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengorbanan mereka.

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Impian di Bogor: Kunjungan VIP & Target Mengejutkan! Kapan Jadi?

Kehadiran Wakil Bupati Bogor dalam Rakornas ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung program percepatan penurunan stunting. Dengan semangat gotong royong dan sinergi yang kuat, diharapkan Kabupaten Bogor dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera, dimulai dari generasi penerus bangsa yang bebas stunting.

Share

Explore more

News

Bogor Berbenah! Kampung Ramah Lingkungan Jadi Kunci Desa Sehat & Makmur

EventBogor.com – Kabar gembira datang dari berbagai penjuru Kabupaten Bogor! Pemerintah desa dan masyarakat antusias menyambut verifikasi Kampung Ramah Lingkungan (KRL) yang digalakkan...

Related Articles
News

Gempar Isu Pemerasan di Lapas Gunung Sindur: Fakta Mengejutkan Terungkap!

EventBogor.com – Kabar mengejutkan beredar luas di media sosial dan beberapa portal...

News

Bogor Berbenah! Kampung Ramah Lingkungan Jadi Kunci Desa Sehat & Makmur

EventBogor.com – Kabar gembira datang dari berbagai penjuru Kabupaten Bogor! Pemerintah desa...

News

Tradisi ‘Pulangkan Siswa’ Saat Kepsek Baru: Aktivis Bogor Murka!

EventBogor.com – Kabupaten Bogor, sebuah daerah yang kaya akan potensi dan dinamika,...

News

Bogor Pecah Rekor! 9.687 PPPK Paruh Waktu Dilantik, Terbesar Se-Indonesia!

EventBogor.com – Cibinong, Kabupaten Bogor dibuat gempar dengan sebuah peristiwa bersejarah. Ribuan...