EventBogor.com – Malam mulai merangkak, kegelapan menyelimuti Ruas Jalan Babakan, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Pengguna jalan mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU), menciptakan suasana was-was di jalur vital penghubung Tenjo dan Parungpanjang. Bayangkan, Anda melintasi jalan ini saat malam sunyi. Gelap. Sepi. Hanya suara kendaraan yang memecah keheningan. Apakah Anda merasa aman?
Kekhawatiran yang Beralasan
Iwan, pengguna jalan asal Desa Cilaku, merasakan langsung dampak minimnya PJU. “Iyah itu memang minim PJU, kalau malam keadaan sepi ketambah kondisi jalan gelap,” ujarnya. Rasa khawatir tentu membayangi, apalagi saat melintas di tengah malam. Kondisi ini bukan hanya soal ketidaknyamanan, tapi juga potensi bahaya. Jalan yang gelap memicu risiko kecelakaan, tindak kejahatan, atau sekadar membuat pengendara merasa tidak aman.
Kenapa Ini Penting Sekarang?
Kebutuhan akan penerangan jalan yang memadai bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar. Apalagi di tengah aktivitas masyarakat yang semakin dinamis. Banyak warga yang masih beraktivitas di malam hari, mulai dari pekerja hingga mereka yang sekadar mencari hiburan. Ruas Jalan Babakan adalah urat nadi yang menghubungkan dua kecamatan. Ketiadaan PJU mengganggu mobilitas, menghambat aktivitas ekonomi, dan tentu saja, mengancam keselamatan.
Semak Belukar: Ancaman Ganda
Masalah tidak berhenti pada minimnya PJU. Santosa, pengguna jalan lain, menambahkan bahwa kondisi diperparah dengan semak belukar yang memenuhi sisi jalan. Ini seperti menambahkan api ke dalam bara. Semak belukar tidak hanya membuat jalan semakin gelap, tapi juga menyempitkan ruang gerak dan menjadi tempat potensial bagi hal-hal yang tidak diinginkan.
Apa Artinya Bagi Anda?
Ketiadaan PJU di Ruas Jalan Babakan adalah cerminan dari kurangnya perhatian terhadap infrastruktur dasar. Dampaknya terasa langsung oleh masyarakat. Bayangkan, pulang kerja di malam hari, melewati jalan gelap, dengan rasa was-was. Atau, anak-anak yang harus beraktivitas di luar rumah saat malam tiba. Keamanan dan kenyamanan mereka terancam.
Respons yang Diharapkan