Eventbogor.com – Malam baru saja turun ketika suara takbir, shalawat, dan lantunan doa mulai menggema dari berbagai penjuru kampung di Kabupaten Tasikmalaya.

Warga berbondong-bondong keluar rumah membawa obor menyala, menciptakan alunan cahaya yang membentang sepanjang jalan desa.

Tradisi pawai obor menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H ini kembali digelar secara meriah oleh masyarakat setempat.

Eventbogor.com – Pawai obor menjadi simbol spiritual dan kebersamaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi.

Para pemuda, anak-anak, hingga orang tua turut serta dalam iring-iringan yang penuh khidmat dan semangat keagamaan.

Rute pawai biasanya dimulai dari masjid utama desa dan berakhir di halaman balai desa untuk kegiatan doa bersama.

Eventbogor.com – Kegiatan ini tidak hanya bernuansa religius, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga di tengah kesibukan sehari-hari.

Camat setempat menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam melestarikan tradisi yang sarat makna.

Katanya, tradisi ini mengingatkan pentingnya nilai toleransi, persatuan, dan refleksi diri di awal tahun baru Islam.

Eventbogor.com – Pemerintah desa juga turut mendukung dengan menyediakan fasilitas keamanan dan penerangan tambahan selama kegiatan berlangsung.

Tidak ketinggalan, panitia lokal menyiapkan konsumsi dan posko kesehatan untuk memastikan kelancaran acara.

Eventbogor.com – Meski sederhana, semangat yang ditampilkan dalam pawai obor mencerminkan kedalaman spiritual masyarakat Tasikmalaya.

Banyak warga yang mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian dan niat baru di tahun hijriah.

BACA JUGA :  Tugas LO dalam Event: Pengertian, Peran, dan Jobdesk Lengkap

Eventbogor.com – Tidak hanya bernilai adat, tradisi ini juga menjadi daya tarik wisata budaya lokal yang potensial dikembangkan.

Beberapa pelaku usaha mikro juga memanfaatkan momen ini dengan menjual makanan, minuman, dan aksesori obor buatan tangan.

Eventbogor.com – Dengan tetap mempertahankan esensi religius, pawai obor di Tasikmalaya menjadi contoh harmonisasi antara tradisi dan nilai keislaman.

Ke depan, diharapkan tradisi ini dapat terus dilestarikan dengan sentuhan inovasi yang tetap menghormati akar budayanya.